AMBON, Siwalimanews – Valdo Singkeri, Warga Dusun Waimahu, Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Pria berusia 21 tahun yang kesehariannya bekerja sebagai security di Kantor Gojek Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon ini ditemukan tergantung di tepi pantai di kawasan Latuhalat oleh warga setempat yang hendak mencari ikan di laut, pada Rabu (24/6) sekitar pukul 22.00 WIT.

Informasi yang dihimpun Siwalimanews menyebutkan, penemuan korban berawal ketika tiga warga sekitar yang hendak menuju tempat persinggahan motor tempel sumber jaya dengan tujuan mencari ikan menggunakan peralatan kalawae atau tombak dan penerangan senter yang dipakai di kepala.

Tiba ditempat persingahan motor tempel sumber jaya ketiga warga selanjutnya melaksanakan pencarian ikan menyusuri pantai menuju arah ujung aspal.

Dalam perjalanan salah satu senter warga ini mengarah ke arah korban yang saat itu dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon yang terikat di dahan pohon bintanggor.

Baca Juga: Dua Jenazah Ditemukan di Palka Kapal Thailand

“Tiba di TKP sekitar kurang lebih berjarak 20 meter salah satu warga mengarahkan lampu senter tepat mengenai korban, ketiga warga tersebut kaget dan panik sehingga lari kembali ke rumah untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar,” jelas sumber terpercaya Siwalimanews di Mapolres Maluku, Kamis (25/6).

Informasi penemuan mayat korban terdengar pihak keluarga, selanjutnya pihak keluarga  bersama masyarakat sekitarnya menuju TKP dan mengevakuasi korban ke rumah.

Berselang itu personil polsek nusaniwe tiba di TKP melakukan olah TKP serta mengambil keterangan dari ketiga saksi.

Belum diketahui secara pasti motif gantung diri yang dilakukan korban, namun dugaan sementara korban nekad gantung diri lantaran miliki permasalahan dengan keluarga.

Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Gilang Prasetya yang dikonfirmasi Siwalimanews membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya saat ini polisi sementara melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Iya benar kejadiannya semalam dan saat ini kita sementara proses penyelidikan lanjut,” pungkasnya. (S-45)