Program Sehari Belajar Diluar Sekolah Dicanangkan

AMBON, Siwalimanews – Sekolah Dasar Negeri 38 Ambon resmi mencanangkan program pendidikan sehari belajar di luar sekolah, Kamis pagi (7/11),  yang dipusatkan di lapangan upacara sekolah itu dan disaksikan oleh Kadis Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy serta seluruh orang tua murid.

Kadis Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy  ditemui Siwalimanews disela-sela deklarasi tersebut menjelaskan, program sehari belajar di luar sekolah merupakan satu kebijakan walikota yang hari ini, di deklarasikan oleh SD-SMP di kota ini termasuk SDN 38 yang melaksanakannya hari ini.

“Ini one day school yang merupakan kebijakan walikota. Pada program ini, anak-anak akan belajar sehari di luar sekolah. Ini bagian dari trauma heling bagi anak-anak yang tiba-tiba terkena goncangan gempa sehingga mengganggu psikologi mereka sehingga anak-anak diberikan semangat baru dengan kegiatan seperti ini,” ujar kadis.

Menurutnya, program ini penting dan baik bagi perkembangan anak, dan itu dapat dilihat saat pencanangan anak-anak terlihat gembira, dan ini merupakan pemicu agar mereka tetap ingin ke sekolah.

Dari pengamatannya saat pelaksanaan pencanangan di setiap sekolah termasuk di SDN 38  disambut baik oleh para orang tua dan juga guru sebab ini merupakans atu prgram yang positif untuk tumbuh kembang anak, tinggal nanti waktunya diatur dengan baik oleh sekolah, sebab ada sekolah yang jadwal masuk siang ada juga yang pagi.

“Jika mengikuti tema program ini sehari belajar di luar sekolah, sebenarnya harus para siswa melaksanakannya bukan di dalam lingkungan sekolah, harusnya diruang terbuka hijau atau di daerah pegunungan, namun kemungkinan ada sekolah yang berada dikawasan pemukiman yang padat, sehingga tak ada ruang terbuka, maka dilaksanakan di lingkungan sekolah, seperti yang dilaksanakan hari ini di SDN 38 Kudamati.

“Saya berharap kedepan nanti kegiatan ini para guru dapat mengarahkan anak-anak untuk melaksanakannya di luar lingkungan sekolah, sebab ketika dilaksanakan di ruang terbuka hijau misalnya atau pegunungan, maka anak-anak ini dapat mempelajari langsung tentang alam kita dan isinya.

Ditempat yang sama Kepala SD Negeri 38 Ambon Ny. D Wutlanit menjelaskan, program sehari belajar di luar sekolah ini akan dijalankan satu bulan dua kali dan itu akan dilaksanakan di kawasan terbuka, seperti di pantai, pegunungan atau ruang tebuka hijau yang ada.

“Hari ini baru dilakukan deklarasi jadi dilaksanakan disini, kedepan baru program ini akan dijalankan di luar sekolah, apakah itu di kawasan terbuka hijau, pegunungan atau pantai dan ini sudah tercatum dalam program sekolah yang harus dijalankan, sebab ini juga bagian dari pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal alam dan lingkungan sekitar secara langsung” ujarnya.

Dijelaskan, dalam program ini juga, pihak sekolah memberikan pelajaran bagi anak-anak tentang mengenal budaya mereka lewat berbagai permainan tradisional, hal ini bertujuan agar anak-anak jaman sekarang ini mengetahui bahwa Maluku juga mempunyai permainan tradisional yang perlu dibudayakan.

“Jika anak-anak ini mulai tahu dan mengenal budaya mereka lewat permainan tradisioanl seperti sekolah batu, leng kali leng, asen, gici-gici, orlape dan tari gaba-gaba empat buah dan sebagainya, maka sampai kapanpun budaya ini tak akan pernah dilupakan oleh mereka ataupun generasi berikutnya,” pungkasnya.(S-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *