AMBON, Siwalimanews – Satu lagi pasien positif ter­papar virus corona me­ni­nggal dunia, Rabu (5/8) di RSUD dr. M Haulussy pada pukul 12.45 WIT.

Almarhumah NP (53) yang warga Kota Ambon merupakan pasien de­ngan nomor kasus 1.145 di­bawah keluarganya ma­suk ke RSUD dr. M Haulussy sejak tanggal 4 Agustus, dengan keluhan penyakit sesak nafas dan batuk yang menjurus ke Covid-19.

Pemprov Maluku dan Gugus Tugas Covid-19 turut berbelasung­kawa atas meninggalnya ibu NP,” ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Maluku, Kasrul Selang yang dikonfirmasi Siwalima tadi malam.

Menurutnya, setelah mendapat perawatan, tim medis telah ber­usaha untuk melakukan pertolo­ngan namun Tuhan berkata lain. Pada pukul 12.45 WIT pasien menghembuskan napas terakhir.

“Dengan satu pasien meninggal, jumlah yang terpapar virus corona di Maluku saat ini 24 orang,” jelas Kasrul.

Baca Juga: Pansus Covid DPRD Kota On The Spot Tempat Karantina

Setelah dinyatakan meninggal dunia, tim gugus tugas kemudian melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan tokoh agama untuk melakukan pendampingan pa­sien ketika dilakukan pemula­saran.

“Jadi proses pemulasaran jenazah dilaksanakan di RSUD dr. M. Haulussy, diawali dengan doa oleh pendeta dan didampingi oleh keluarga almarhumah,” kata Kas­rul.

Menurutnya, karena almarhu­mah merupakan pasien terkon­firmasi maka proses pemakaman dilakukan dengan protokol kese­hatan.

“Ibu NP dimakamkan di TPU Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Am­bon pada pukul 18.00 WIT,” tandasnya.

Sebelumnya, satu pasien terpa­par virus corona kembali mening­gal dunia. Pasien inisial NL, warga Kelurahan Silale, Kota Ambon itu menghembuskan nafas terakhir pada Senin (27/7) sekitar pukul 19.20 WIT di ruang isolasi RSUD dr. M. Haulussy.

Laki-laki 56 tahun ini masuk RSUD dr. M Haulussy sejak Senin, 20 Juli lalu dengan sejumlah keluhan.

“Pasien NL masuk di RSUD Hau­lussy sejak tanggal 20 Juli dengan penyakit bawahan jantung, demam dan batuk sebelum me­ninggal dunia,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Maluku, Kasrul Selang kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (28/7).

Saat masuk ke rumah sakit, kata Kasrul, NL telah mendapatkan penanganan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Petugas medis melakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Petugas kemudian mengambil sampel swab.

“Jadi NL merupakan pasien terkonfirmasi dengan nomor 989, dan baru dinyatakan meninggal kemarin (Senin),” ujar Kasrul.

Karena merupakan pasien terkonfirmasi, maka proses pemakaman menggunakan protokol kesehatan. Sebelum dilakukan pemakaman, pihak keluarga juga didampingi oleh tokoh agama.

“Proses pemakaman dilaksanakan dengan protokol Covid didampingi keluarga almarhum di TPU Hunuth tadi pagi sekitar pukul 03.30 WIT,” terang Kasrul.

Pemprov Maluku dan gugus tugas turut berbelasungkawa atas meninggalnya NL. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Sebelumnya juga satu pasien terpapar virus corona meninggal dunia. Pasien positif berinisial K (81), warga Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon yang selama ini dirawat di RSUD dr M Haulussy meninggal dunia pada, Jumat (24/7) pukul 20.30 WIT.

“Pasien yang meninggal ini terkonfirmasi positif Covid-19 dengan nomor kasus 990 dan mulai dirawat di RSUD dr M Haulussy sejak tanggal 22 Juli 2020. Proses pemakaman telah dilakukan Sabtu dini hari,” jelas Kasrul. (S-39)