AMBON, Siwalimanews – Tingkat kelulusan siswa SMA/SMK di Maluku tahun 2020 mencapai 99, 08 persen dari 29.456 siswa yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer dan ujian sekolah.

Jumlah peserta yang terdaftar untuk SMK untuk mengikuti ujian sebanyak 6.671 siswa sedangkan untuk SMA yang melaksanakan ujian sekolah sebanyak 23.032 siswa.

”Yang tidak mengikuti UNBK dan ujian sekolah untuk yang kita nyatakan tidak lulus tahun 2020 sebanyak 247 siswa atau prosentase kelulusan 99, 08 persen, ujar Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Insune Sangadji kepada wartawan di ruang rapar Dinas Pendidikan Maluku, Rabu (13/5).

Menurutnya, presentase tingkat kelulusan baru diumumkan ke publik dikarenakan pihaknya baru mendapatkan data dari 11 kabupaten/kota di Maluku.

Ini situasi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena pandemi dan yang menentukan kelulusan itu oleh sekolah, karena UN tidak di hitung, sehingga setelah sekolah menyampaikan data dan direkap baru diumumkan sekarang.

Baca Juga: DPRD Minta Pemprov Evaluasi Birokrasi Penyaluran Bansos

“Presentase kelulusan jika  dirincikan untuk tingkatan yakni SMK sebesar 98,92 persen dari 281 sekolah dan SMA 99,24 persen dari 113 sekolah. Jika presentase SMA/SMK digabungkan, maka hasil kelulusan kita tahun ini 99, 08 persen,” urainya.

Menyoal tentang perbandingan dengan tahun lalu apakah ada peningkatan atau penurunan, Sangadji mengaku, ia tidak miliki datanya karena masih baru.

”Saya sudah minta ke staff tapi masih lagi dicari datanya, karena kepala-kepala bidang dan kasubid banyak yang pindah sehingga tidak meninggalkan data. Kita masih minta juga dari Kepala UPT Dinas di tiap kabupaten/kota,” ungkapnya.

Sedangkan siswa yang tidak lulus itu dikatakan wajar, karena selama ini sudah meninggalkan sekolah dan tidak mengikuti ujian.

”Bagaimana kita mau luluskan kalau sudah tidak sekolah dan ada yang tak ikut ujian sekolah padahal karena pandemik pemerintah pusat menginstruksikan semua harus diluluskan,” terangnya.

Selain itu dengan kelulusan ini diharapkan siswa dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan kedepan juga dinas terus memperbaiki kinerja.

”Dengan perbaikan-perbaikan yang sedang kita lakukan saya berharap tahun depan kita lebih baik lagi atau mampu bersaing dengan daerah lain,” tandasnya.(S-39)