Rokok dan Miras Ilegal Dimusnahkan

AMBON, Siwalimanews – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kota Ambon memusnahkan  ratusan bungkus rokok dan botol vape miras ilegal yang merupakan hasil operasi tahun 2018 dan 2019. Jika ditaksir nilainya mencapai puluhan juta rupiah.

Pemusnahan yang berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Selasa (3/12), dilakukan langsung Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Maluku Erwin Situmorang, Kepala Kantor Bea Cukai Ambon, Yanti Sarmidiyanti, Wadireskrimsus Polda Maluku AKBP Harold Wilson Huwae, Koordinator Kejaksaan Maluku Cahyadi Sabri dan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Provinsi Maluku, Yoshua Wisnungkara.

Sarmidiyanti dalam sambutannya menjelaskan, Bea Cukai selama tiga tahun terakhir memiliki program antara lain, peningkatan ekspor, capaian penerimaan, penindakan di bidang kebapean dan cukai.

“Hasil penindakan kita berupa rokok ilegal. Yang dimaksud rokok ilegal yakni rokok yang tidak dilengkapi pita cukai ada juga yang dilengkapi pita cukai tetapi palsu serta dilengkapi pita cukai tetapi tidak sesuai peruntukan,” jelasnya.

Dikatakan, hasil penindakan Bea Cukai kebanyakan ditemukan pada kantong-kantong transmigran yang bukan berasal dari orang Ambon. “Kalau kita perhatikan dan analisa kebanyakan kita temukan di kantong-kantong  yang bukan penduduk Ambon, kenapa hal ini bisa terjadi, karena faktor budaya. Banyak di kantong trasmigran yang bukan orang Ambon mereka sangat sensitif terkait harga,” ujarnya.

Rokok ilegal, kata Sarmidiyanti, dijual dengan harga yang relatif murah dari pada rokok legal. Selain melakukan pemusnahan terhadap rokok ilegal, mereka juga melakukan pemusnahan terhadap minuman alkohol yang tidak berizin.

“Minuman ini disita disuatu tempat, karena tempat tersebut tidak mempu­nyai izin menjual minuman mengan­dung alkohol,” akui Sarmidiyanti.

Ditegaskan, setiap orang yang  melakukan penjualan minuman mengandung alkohol harus punya ijin dan nomor pokok pengusaha barang kena cukai (NPPBKC),  jika belum mempunyai ijin dan melaku­kan penjualan, maka tetap akan disita. (S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *