MAKASSAR, Siwalimanews – Satu dari 50 penumpang Sriwijaya Air, yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu Jakarta, berdarah Maluku.

Ricko Mahulette, pegawai PLN Kalimantan Barat, tercatat masuk dalam daftar manifes penumpang Sriwijaya Air SJ182.

Sejak kecil, Ricko dan keluarganya tinggal di Makassar, di Kompleks Puri Kencana Asri Nomor 11, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Namun, saat ini Rico tercatat se­-­ba­gai pegawai PLN di Pontianak. Dari Pontianak, Ricko beserta istri dan anaknya, datang liburan Natal di Makassar bersama orang tuanya.

Kepada pers, Magdalena ibu Ricko menceritakan, anaknya dalam perja­lanan pulang usai libur Natal karena Senin sudah mulai masuk kerja. Namun dari Makassar dia ke Jakarta karena ada keperluan untuk mengambil surat.

Baca Juga: Kasrul Minta Penyuluh Agama Sosialisasi Vaksin

“Awalnya akan naik NAM Air berang­kat pagi, tapi dialihkan ke Sriwijaya Air. Saya gak tahu, nanti pas ramai di te­­levisi dan media sosial baru cek ter­nyata ada nama anak saya,” ujar Magdalena.

Dia mengungkapkan, rencananya istri Ricko dan anaknya akan menyusul pulang pada Senin (11/1). Tiket pesa­wat bahkan sudah dibeli hingga terde­ngar kabar tersebut.

“Ricko ini tugas di sana, penem­patan di Kalbar. Dia datang liburan Natal di sini tiga Minggu,” ucapnya. Menurutnya, pihak kantor maupun maskapai sudah menghubungi keluarga. Selanjutnya, suaminya dan istri Ricko akan berangkat ke Jakarta untuk mendapat informasi terkini soal pencarian dan kejelasan.

Total penumpang pesawat tersebut adalah sebanyak 50 orang terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi, ditambah 12 orang yaitu 6 kru aktif dan 6 kru ekstra. (S-39)