Revitalisasi Pasar Mardika, Disperindag Data Pedagang

AMBON, Siwalimanews – Direncanakan pada tahun 2020 mendatang, Pasar Mardika akan direvitalisasi, karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon sementara mendata para pedagang di Pasar Mardika, untuk selanjutnya akan ditempatkan pada sejumlah pasar-pasar tradisional.

Menurut Sekretaris Disperindag Kota Ambon, Janes Aponno, sejumlah pasar tradisional tersebut diantaranya, pasar Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Pasar Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selaan dan pasar Air Low, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.

Dikatakan, untuk memfungsikan pasar-pasar tradisional itu, pihaknya mendata pedagang-pedagang yang di pasar Mardika untuk nantinya menempati pasar-pasar tersebut, ketika pasar Mardika direvitalisasi.

“Rencanya pasar-pasar ini akan diisi oleh pedagang-pedagang yang ada dipasar Mardika, sehingga kami sementara melakukan pendataan, karena di tahun 2020 pasar Mardika akan direvitalisasi,” jelas Aponno kepada Siwalima di Balai Kota Ambon,pekan lalu.

Menyangkut dengan Pasar Air Kuning, menurutnya, pembangunan hampir rampung sehingga pedagang-pedagang sudah bisa tempati.

Sementara pasar Hutumuri dan pasar air Low tinggal difungsikan saja, atau menunggu pedagang masuk.

“Jadi ketiga pasar ini akan segera difungsikan, karena sudah siap. Memang kita ingin pedagang–pedagang yang berjualan dipasar itu adalah pedagang yang tinggal disana, makanya kami sementara melakukan pendataan,”ujarnya.

Dikatakan, walaupun ada penolakan dari pedagang, tetap pihaknya akan memindahkan mereka, sebab pasar Mardika akan direvitalisasi dan pedagang tak bisa berjualan.  Pemindahan juga, tambahnya, akan disesuaikan dengan barang dagangan yang dijual pedagang, karena pasar-pasar tradisional yang dibangun pemkot semuanya adalah standar nasional indonesia  (SNI).

“Semua pedagang dipasar akan kami leburkan ke masing-masing pasar, dan mereka harus ikut kalau tidak mereka mau berjualan dimana,” ujarnya. (S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *