AMBON, Siwalimanews – DPW PKS Maluku memasti­kan, rekomendasi untuk pilkada Kabupaten Kepulauan Aru ha­-nya menunggu keputusan De-wan Pimpinan Tinggi DPP PKS.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPW PKS Maluku, Aziz Sangkala kepada Siwalima, kemarin.

“Soal rekomendasi untuk Aru tinggal menunggu keputusan Dewan Pimpinan Tinggi,” ujar Sangkala.

Menurutnya, DPW KPS Maluku telah mengusulkan dua sebagai bakal calon yang akan bertarung dalam pilkada Kabupaten Kepulauan Aru mendatang, masing-masing Timotius Keldey dan Alexis Karatem.

Dari dua nama yang diusulkan itu, kata Sangkala, DPP PKS telah melakukan pembahasan baik pada tingkat koordinator wilayah maupun tim pemenangan pusat, sehingga DPW hanya menunggu keputusan DPP.

Baca Juga: PPP Serahkan Bukti Dukungan ke Alkatiri dan Kelian

“Keputusan terakhir itu berada di tangan Dewan Pimpinan Tingkat Tinggi yang diketuai langsung oleh ketua majelis syuro, karena semua pilkada keputusan akhirnya disitu,” tuturnya.

Sangkala menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi alasan sehingga nama Timotius Keldey dan Alexis Karatem diusulkan ke DPP PKS. Diantaranya, adanya rekomendasi dari struktur jajaran partai yang ada ditingkat bawah, baik DPD maupun DPC.

Alasan lain berkaitan dengan hasil survei yang dilakukan terhadap kekuatan politik calon kandidat, serta ditambah dengan komunikasi politik yang dilakukan antara kandidat dengan partai.

Sangkala yang juga Wakil Ketua DPRD Maluku ini menegaskan, untuk pilkada Kepulauan Aru, PKS sendiri mengharapkan harus ada minimal dua pasangan calon yang nantinya bertarung mewarnai dinamika perpolitik di daerah itu, sehingga dapat menghidupkan iklim demokrasi dalam rangka memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat.

Ditanya soal kepastian DPP PKS mengeluarkan keputusan terkait rekomendasi untuk pilkada Aru, Sangkala menambahkan, pihaknya mengharapkan agar dalam waktu dekat atau paling lambat dalam bulan Agustus ini, DPP telah memutuskan rekomendasinya, sehingga ada kepastian bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan di bulan Agustus sudah ada kejelasan hasil, karena harus mendaftar di bulan September mendatang,” tandasnya. (Cr-2)