AMBON, Siwalimanews – Merayakan hari ulang tahun Kota Ambon ke- 446, warga Gudang Arang RT 02 RW 06 menggelar temu kangen dengan memiliki sejumlah tarian tradisional Kota Ambon.

Acara yang berlangsung di Pelabuhan Gudang Arang ini dihadiri langsung berbagai elemen masyarakat termasuk anggota DPRD Provinsi Maluku, Saodah Tethool dan juga Michael Wattimena, Selasa (7/9).

Ketua RT, Hari Souisa mengatakan acara temu kangen merupakan acara tiap tahun dalam rangka mensyukuri hari ulang tahun 446 Kota Ambon dengan tujuan untuk memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi muda.

“Memang ini setiap tahunnya dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur warga kota atas HUT kota Ambon dengan tujuan memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi muda,” ujar Souissa.

Sementara itu, Michael Wattimena dalam sambutannya mengajak masyarakat Gudang Arang untuk tetap menjaga kearifan lokal yang dimiliki sejak dahulu kala.

Baca Juga: Dishut Maluku Bersihkan Sampah di Kawasan Magrove

Selaku orang yang pernah menetap di Gudang Arang, Wattimena mengatakan pembangunan Ambon harus dari laut karena potensi Maluku dan Ambon sebagian besar berada dilaut yaitu parawisata.

“Saya berharap kita tetap menjaga kearifan lingkungan khususnya laut sebagai bentuk kita mendukung pembangunan dari laut Kota Ambon,” tegasnya.

Wattimena mengisahkan, kebersamaan dengan sebagai wujud temu kangen dengan warga saat HUT kota Ambon ke-446.

”Ketika Pak Hani ketua RT menyampaikan ke saya rencana perayaan HUT Kota Ambon, saya tanya acaranya dimana, disampaikan bahwa kegiatan di Pelabuhan Gudang Arang, beta tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan dan bersedia hadir,” terangnya.

Padahal, ingat dia, setelah urusan keluarga dirinya harus kembali Ke Jakarta dan selanjutnya ke Amerika melanjutkan studi.

”Akhirnya saya membatalkan jadwal balik ke Jakarta. Tiket dimajukan. Kenapa demikian ada emosi beta dengan Gudang Arang. Beta 34 tahun lalu tinggal 1,5 tahun. Tinggal di om Anis Rahawarin dan Tanta Rahawarin Wattimena. Saya dari kelas 2 SMA sampai kelas 3 SMA tinggal di keluarga Rahawarin di Gudang Arang,”tuturnya.

Pelabuhan Gudang Arang, adalah bagian nostalgia pada masa itu BMW. Karenanya, dia berharap, harus membangun Kota Ambon dan Provinsi Maluku dari laut.” Kenapa demikian karena potensi kita di Maluku ini, di Kota Ambon ini ada di laut. Makanya dalam program Pak Walikota pariwisata masuk dalam agenda 3 besar prioritas pembangunan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, anggota DPRD Provinsi Maluku Saodah Tethool meminta masyarakat gudang Arang untuk tetap bersatu guna membangun Gudang Arang kedepannya.

“Persatuan harus kita tetap jaga agar warisan orang tua-tua dapat dipelihara sampai kapanpun,” cetusnya.

(S-50)