AMBON, Siwalimanews – Ratusan warga Desa Lurang, Keca­matan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya padati kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati, Benjamin Thomas Noach dan Agustinus Lekwar­day Kilikily, Selasa (17/11).

Noach dalam orasi politiknya meng­ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendengar visi dan misi pembangunan Kabupaten Maluku Barat Daya lima tahun kedepan.

Menurut Noach, pada pemilihan lalu orang Kisar berlomba-lomba un­tuk mencalonkan diri, tetapi setelah dilakukan pertarungan politik se­muanya hancur lebur dan saat ini orang Kisar yang selama ini berta­rung dalam politik telah bersatu.

“Saat ini orang Kisar yang berta­rung di kancah politik telah bersatu, sehingga kami harapkan kepada warga pulau Wetar pada umumnya dan Desa Ilwaki pada khususnya harus satu hati, untuk memenang­kan saya yang bertarung saat ini,” pinta Noach.

Noach juga meminta, masyarakat Wetar tidak mempercayai berbagai isu-isu politik yang digunakan un­tuk mengadu domba dirinya ber­sama Melki Frans maupun Mos Maa­hury dengan tujuan, agar ke­luar­ga di Ilwaki akan bercerai-berai, karena itu dirinya berharap hal itu tidak perlu dipercayai.

Baca Juga: Paslon ADIL Prioritaskan Program Birokrasi Bersih di SBT

“Namun saya sangat harapkan kepada seluruh keluarga untuk tidak mempercayai semua isu yang ber­kembang, sebab kita saat ini telah bersatu,” tutur Noach.

Sementara jurkam lainnya, Mos Maahury turut menghimbau seluruh simpatisannya agar merapatkan ba­risan mendukung pasangan nomor urut 02 Benjamin Thomas Noach dan Agustinus Lekwarday Kilikily.

Dijelaskan, alasan harus memilih pasangan ini, sebab banyak pemba­ngunan di masa periode lalu yang sangat kacau dan semua  yang bertarung dalam pilkada kali ini memiliki kemampuan untuk memper­baikinya.

Politisi Partai Demokrat Melkias Frans dalam kampanyenya memasti­kan, paslon Benjamin–Ari akan menang dalam pilkada, sebab partai politik yang mendukung pasangan ini adalah partai-partai yang me­mang sudah sangat menguasai politik.

“Daftar pemilih dan jumlah pemilih yang paling besar adalah dapil 1 antara lain Wetar, Kisar dan Romang jadi kita pasti menang dalam Pilkada 9 Desember nanti,” tandas Frans

Frans mengungkapkan, Wetar dahulu memiliki rumah sakit yang diberikan oleh Presiden, sebab pe­merintah tahu rumah sakit itu ada di Wetar, namun dipindahkan ke Letung Kecamatan Tepa Timur dan sekarang rumah sakit itu tidak digunakan karena tidak ada tenaga kesehatan yang diberikan kesana.

Orasi politik ditutup dengan jur­kam Odis Kahyoru. Ia mengata­kan, dirinya bersama Ketua DPRD sudah berjalan ke semua tempat dan melihat semua simpatisan dari paslon yang ikut dalam pilkada kali ini, ternyata simpatisan paslon nomor urut 2 yang memang benar-benar terbaik.

“Saya mau sampaikan kabar gem­bira buat semua warga Desa Lurang, bahwa tahun depan ada alokasi DAK untuk Pembangunan Jalan Lurang Uhak dan Lurang  Nomatang dan ke desa lain-lain di empat  ke­camatan di Wetar,” tuturnya.

Frans mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat kepada paslon Benjamin dan Ari.

“Mari kita bertekad menangkan pasangan ini di Pilkada yang akan digelar 9 Desember,” ujar Kahyoru, disambut teriakan Benyamin-Ari menang, Benyamin-Ari menang oleh ratusan warga yang padati kam­panye tersebut.

Untuk diketahui dalam kampanye yang digelar didepan Balai Desa Lurang ini berakhir sekitar pukul 14.05 WIT dengan tetap berpedo­man pada protokoler kesehatan.

Paslon dengan akronim “Benya­min-Ari” diusung oleh 5 partai politik yaitu PDI Perjuangan, Nas­dem, Demokrat, Hanura dan PKPI serta 4 partai pendukung PKB, PKS, PAN dan Partai Garuda dan didampingi oleh juru kampanye Simon Mos Maahury, Melkias Frans dan Odis Kahyoru menyampaikan visi, misi dan program kerja lima tahun kedepan. (S-50)