AMBON, Siwalimanews – Musda Golkar Kota Am­bon dipastikan berlang­sung Sabtu (5/9). Richard Louhenapessy dan Ra­m­­ly Umasugi berjanji akan netral.

Sikap RL, sapaan Richard Louhenapessy dan Ram­ly dinyatakan saat pertemuan dengan pani­tia penyelenggara dan pa­nitia pengarah, Selasa (1/9).

Sumber di Golkar Kota Ambon mengungkapkan, panitia penyele­nggara dan panitia pengarah awal­nya melakukan pertemuan dengan RL di ruang kerjanya di Balai Kota, sekitar 10.30 WIT.

Dalam pertemuan itu, walikota dua periode ini menanyakan pro­ses persiapan Musda dan penja­ri­ngan calon Ketua Golkar Kota Ambon yamg dilakukan panitia pengaruh.

Tadinya RL sempat keberatan soal proses pencalonan dan veri­fikasi. Tetapi setelah dijelaskan, Ketua Golkar Kota Ambon ini dapat memahami, dan pada akhirnya men­dukung semua proses yang dilakukan panitia pengarah dan panitia pelaksana musda.

Baca Juga: PKS Resmi Usung Empat Kandidat di Pilkada Maluku

“Sudah oke, pak Richard mendu­kung semua proses,” ujar sumber itu, kepada Siwalima dan meminta namanya tak dikorankan.

Sumber itu juga menambahkan, RL berjanji untuk bersikap netral dalam musda. “Itu janji beliau,” tandasnya.

Setelah itu, panitia pengarah me­minta izin dari RL untuk meng­hadap Ketua DPD I Golkar Maluku, Ramly Umasugi.

Sekitar pukul 13.00 WIT, panitia pe­ngarah melakukan pertemuan de­ngan Bupati Buru itu, di Kantor DPD Golkar Karang Panjang.  Ke­pa­da Ramly, panitia pengarah me­la­porkan  hasil pertemuan dengan RL.

Ramly juga menyatakan akan netral dalam Musda Golkar Kota Ambon. “Prinsipnya pak Ramly tak keberatan, dan juga akan bersikap netral,” jelas sumber itu.

Sumber itu menambahkan, Ram­ly meminta agar panitia pelak­sana dan pengarah melanjutkan persiapan pelaksanaan musda. Ia berharap, akan berjalan lancar.

“Pak Ramly sampaikan silakan lanjutkan,  dan berharap berjalna lan­car,” ujarnya.

Ramli Umasugi yang dikonfir­masi wartawan memastikan Mus­da Golkar Kota Ambon akan ber­langsung pada 5 September. “Tanggal 5 September sudah  pasti dan tidak mengalami perubahan,” ujarnya singkat di Kantor DPD Golkar Karang Panjang.

Ketua Steering Committee Musda IX DPD Golkar Kota Ambon, Marcus Pattiapon dalam rilisnya yang dite­rima Siwalima, juga memastikan Musda akan berlang­sung pada 5 September pukul 14.00 WIT.

“Panitia pengarah telah menye­le­saikan tupoksinya dalam menyi­apkan berbagai kebutuhan musda, termasuk didalamnya terkait tata cara pemilihan ketua formatur, yang telah dituntaskan tahapannya sam­pai pada penetapan bakal calon yang mempunyai 30% dukungan dari pemilik suara untuk kemudian menjadi calon ketua sesuai ama­nat JUKLAK-2/DPP/Golkar/II/2020,”  jelas Pattiapon.

Pattiapon mengatakan, panitia pengarah telah berusaha semak­simal mungkin menjalankan kons­titusi partai  terutama JUKLAK-2/DPP/Golkar/II/2020 sebagai pedoman pelaksanaan musda.

“Mekanisme yang telah dijalan­kan dan dilakukan sangat men­junjung tinggi demokratisasi,” ujarnya.

Sementara RL yang dihubungi melalui telepon genggamnnya enggan berkomentar, dengan alasan akan mengikuti pertemuan online. “Sebentar  saya lagi mau zoom,” ujarnya.

Sebelumnya musda diagenda­kan berlangsung pada Senin 31 Agustus, namun RL meminta ditunda hingga 5 September.

Langkah itu dilakukan RL untuk memberikan kesempatan kepada jagoannya, Elly Toisuta untuk mela­kukan konsolidasi. Sebab, hingga penutupan pendaftaran Elly hanya mampu menjunjukan duku­ngan dari dua organisasi pendiri Golkar, yaitu Kosgoro dan Soksi. Belum memenuhi syarat seperti yang diatur dalam Juklak 02. (Cr-2)