Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kamar Kos

AMBON, Siwalimanews – Seorang pria paruh baya berinisial AJ (53), ditemukam tewas di kamar kos miliknya di kawasan Waringin RT 002/03, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon Kamis (11/6) malam.

Korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya yang mendapat informasi bahwa korban sementara sakit. “Awal korban diketahui meni­nggal setelah rekan korban dihubu­ngi oleh istri korban  yang semen­tara berada di Kota Ternate, Maluku Utara untuk membantu cek korban dikamarnya pada salah satu kamar kos di Waringin blok E, mengingat kondisi korban yang sementara sa­kit,” jelas Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lea­se, Ipda Titam Firmansyah, kepada wartawan Jumat (12/6).

Setelah saksi tiba di kamar korban, kamar dalam keadaan terkunci. Rasa curiga mulai muncul setelah korban tidak bersuara usai saksi mengetok dan memanggil nama korban dari luar.

Selanjutnya saksi menghubungi pengelola kos dan rekan lainnya un­tuk berusaha masuk ke kamar korban.

Setelah berhasil masuk para saksi mendapati korban dalam posisi terlentang kaku, dan diduga telah meninggal.

“Saksi masuk, menggunakan kunci pagar yang dipegang oleh salah satu anak kos yang tinggal di kamar F, pada saat pintu tersebut terbuka para saksi masuk kedalam dan melihat korban sudah dalam posisi terlentang dengan kedua kaki terlipat di samping tempat tidur. Selain itu korban juga sudah dalam keadaan telanjang badan dan celana dalam korban pada posisi bagian paha,” ungkap Titam.

Mendapat temuan itu saksi menghubungi Ketua RT setempat, selanjutnya Ketua RT menghubungi pihak kepolisian.

Sekitar pukul 20.30 WIT, personil piket SPKT Polresta Pulau Ambon dengan piket fungsi  identifikasi, bersama piket Polsek Nusaniwe tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

Keluarga korban seluruhnya berada di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Hasil koordinasi, keluarga mengikhlaskan kematian korban lantaran ada riwayat penyakit yang dideritanya. (S-45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *