PPP Usung Revitalisasi dan Konsolidasi

Mukerwil II di Buru

NANLEA, Siwalimanews – Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) II PPP Maluku yang berlangsung di Grand Sarah Hotel Namlea, Kabupaten Buru, Senin (11/11) berlangsung dibawah sorotan tema “Revitalisasi dan Konsidasi Menuju Kemenangan PPP di tahun 2024.

Wakil Ketua DPP PPP, Fernita Darwis, saat membuka Mukerwil itu menegaskan, tema ini diusung dari DPP PPP hingga ke seluruh wilayah. Revitalisasi ini penting dalam mempersiapkan kader-kader PPP yang mapan dan peduli dalam mengelola partai.

“Partai berlambang Ka’bah ini bukan satu perusahan yang dikelola oleh satu keluarga. Tapi partai ini adalah satu wadah untuk perjuangkan aspirasi umat. Jadi marilah kita semua bekerja cerdas, ikhlas, untuk kepentingan umat,” tegas Darwis.

Sebagai Partai  yang tertua di Republik Indonesia dan sering mengalami banyak masalah dan banyak dinamika, Darwis mengaku, sangat optimis dan yakin ke depan PPP akan besar. Untuk itu sangat diharapkan agar momen pilkada nanti, harus gunakan untuk konsolidasi.

Pasalnya, tanpa konsolidasi, maka orang akan melupakan PPP. Tapi bila sering konsolidasi, sering ketemu, Insya Allah orang akan selalu mengingat kembali dan tetap bersama PPP.

“Saya konsolidasi pada pemilu kemarin, ke beberapa kabupaten, ada kecamatan yang turut dikunjungi, mereka sangat mengharapkan agar PPP selalu mengunjungi mereka sebab mereka selalu bersama dengan PPP,” ucapnya.

Kepada seluruh kader dan pengurus PPP, Darwis menyampaikan pesan dari DPP PPP agar para kadernya bisa bersinergis dengan pemerintahan setempat. Sinergi yang baik  dalam rangka mengawal program pemerintah yang selalu pro umat.

“Mudah-mudahan pemerintah juga tetap bersinergi dengan PPP. Insya Allah semua yang kita lakukan itu untuk berbuat yang baik kepada umat,”harap Fernita.

Plt Ketua DPW PPP Maluku, Siti Etha Hentihu dalam sambutannya mengatakan, Mukerwil ini seharusnya dilakukan di Ambon, ibukota Provinsi Maluku. Namun mengingat kondisi Ambon kini dalam keadaan prihatin karena gempa, akhirnya dipindahkan ke Namlea, Ibu kota Kabupaten Buru. (S-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *