AMBON, Siwalimanews – Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Maluku, Kamis (23/4) pukul 12.00 WIT tercatat angka Pasien Dalam Pengawasan alami kenaikan.

Pasalnya data pada Rabu (22/4) Pasien Dalam Pengawasan di Maluku tersisa 17 orang, namun kini bertambah menjadi 19 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Meikyal Pontoh menjelaskan, sampai dengan pukul 12.00 WIT hari ini, jumlah ODP di Maluku sebanyak 64 orang, sementara PDP 19 orang, kemudian pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap 7 orang, serta pasien terkonfirmasi telah sembuh 10 orang.

“Dari total 64 ODP ini terdiri dari Kota Ambon 35 orang, Seram Bagian Barat 1 orang, Buru 18 orang, Kota Tual 1 orang, Kepulauan Tanimbar 6 orang dan Kabupaten Kepulauan Aru 3 orang,” urai Pontoh kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Kamis (23/4).

Menurutnya, jumlah ODP saat ini mengalami penurunan dimana kemarin sebanyak 76 kini turun tinggal 64 orang.

Baca Juga: Pemprov Diminta Sosialisasi Pembebasan Denda Pajak

“Penurunan ODP ini terjadi di Kota Ambon, dimana sebelumnya 41 orang kini turun tinggal 35 orang, namun ada terjadi penambahan di Aru yakni 3 orang,” tuturnya.

Sedangkan untuk 19 PDP ini, jelas Pontoh terdiri dari, Kota Ambon 7 orang, Kabupaten Maluku tengah 9 orang, Kabupaten Seram Bagian Barat 1 orang, dan Maluku tenggara 2 orang.

“PDP ini kemarin itu 17 orang, namun hari ini ada tambahan 2 yakni 1 dari Malteng dan 1 dari Maluku tenggara sehingga total PDP di Maluku saat ini 19 orang,” rincinya.

Dengan demikian total keseluruhan data suspek Covid-19 di Maluku sampai dengan Rabu (22/4) pukul 12.00 WIT berjumlah 100 kasus yang terdiri dari, ODP 64 orang, PDP 19 orang, dan pasien yang terkonfirmasi positif 7 orang. Sementara pasien yang terkonfirmasi telah sembuh sampai dengan saat ini tetap 10 orang. (S-39)