AMBON, Siwalimanews – Sampai saat ini pelaku penembakan Jacub Tutuhatunewa, warga Siri Sori Amalatu belum juga ditemukan. Polisi tidak tinggal diam, tapi intens memburu pelaku bahkan sampai mengerahkan anjing pelacak.

Kapolsek Saparua, AKP Rony Manawan yang dikonfirmasi Siwalima mengatakan,  hingga saat ini tim gabungan masih bergerak melakukan pencarian di hutan. Hutan  masih menjadi fokus lokasi pencarian mengingat jejak pelaku yang ditemukan di sekitar hutan.

“Pencarian masih dilakukan sampai saat ini, ada beberapa lokasi yang menjadi fokus, tapi intens kita lakukan di hutan dengan mengerahkan anjing pelacak guna menyusuri jejak pelaku,”ungkap Kapolsek.

Sebelumnya diberitakan, polisi kini sudah mengantongi identitas pelaku penembakan Jacub Tutuhatunewa, warga Siri Sori Amalatu, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Malteng.

Setelah melalui proses penyelidikan, polisi menemukan titik terang pelaku berinisial “DS” yang diduga berasal dari negeri tetangga. Meskipun begitu, polisi tidak mau buru-buru menangkap yang bersangkutan. Bukti-bukti  masih terus dikumpulkan untuk menjerat pelaku. Salah satunya dengan meminta keterangan dari istri DS.

Baca Juga: Tersisa 20 Persen Pejabat Belum Masukan LHKPN

Informasi yang dihimpun di Polsek Saparua, istri DS sempat menghilang pasca peristiwa naas yang menimpa korban Jacub Tutuhatunewa. Namun hati nurani sang istri tidak bisa menyembunyikan aktivitas ilegal suaminya, sehingga yang bersangkutan memberanikan diri memberikan keterangan kepada polisi.

Keterangan istri terduga pelaku ini juga diperkuat dengan kete­-rangan saksi lain terkait kepe­-milikan senpi oleh DS. Kapolsek Saparua, AKP Rony Manawan yang dikonfirmasi perihal identi­tas pelaku membenarkannya. Rony mengatakan, istri DS sudah memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian di Polsek Saparua.

“Istri terduga pelaku DS ini sempat melarikan diri dari rumah, namun saat ini sudah ditemukan dan yang bersangkutan kooperatif memberikan keterangan bahwa DS suaminya, memiliki dan menyimpan senjata api,” jelas Kapolsek kepada Siwalima, melalui telepon selulernya Selasa (20/4).

Kapolsek menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan berikut keterangan saksi saksi, tim kemudian bergerak melakukan pencarian dengan menyusuri hutan di sekitar Negeri Siri Sori termasuk negeri tetangga yang diduga sebagai tempat persembunyian pelaku.

“Dalam pencarian dalam hutan, tim menemukan jejak yang diduga jejak terduga pelaku. Setiap walang (rumah hutan) tim susuri namun pelaku sampai saat ini belum berhasil ditemukan,”pungkasnya.

Kapolsek meminta kesabaran masyarakat dan menyerahkan kasus ini kepada tim kepolisian yang sampai saat ini masih melakukan pencarian.

“Sampai saat ini kita masih lakukan pencarian secara intens. Untuk masyarakat juga awak media diminta bersabar dan percayakan pihak kepolisian. Prinsipnya jika pelakunya ditemukan pasti akan kita ekspose secara terbuka,” tandasnya. (S-45)