Kasus Dana Ops Sekda Buru, Polda Tetapkan Dua Tersangka

AMBON, Siwalimanews – Polda Maluku akhirnya menetapkan Sekda Buru, Ahmad Assagaff dan bendaharanya La Johni sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana operasional pada Sekretariat daerah Pemerintah  Kabupaten Buru.

Penetapan kedua tersangka ini dilakukan setelah penyidik Ditreskrimsus melakukan gelar perkara kasus tersebut pada Senin (9/12) kemarin.

Berdasarkan hasil audit investigasi dan perhitungan kerugian negara (AI-PKN) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, ditemukan adanya kerugian negara sejak tahun 2016, 2017 dan 2018 dengan nilai yang fantastis yakni  Rp 11.112.239.000,-

“Hasil audit ditemukan pelanggaran mulai dari perencanaan anggaran dan pertanggung jawaban keuangan fiktif, dan setelah melakukan gelar perkara ditemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan Asagaff dan La Johni sebagai tersangka,” jelas Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol, Moh Roem Ohoirat dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (10/12).

Keduanya dijerat dengan Pasal 2 ayat ( 1 ) dan atau Pasal 3 Junto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Junto Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan  Junto Pasal 55 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun. (S-45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *