Pimpinan DPRD Buru Dilantik

NAMLEA, Siwalimanews – Pimpinan DPRD Kabupaten Buru resmi dilantik dan diambil sumpah serta janji oleh Ketua PN Namlea, Samuel Ginting, yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Buru, Rabu (6/1).

Tiga pimpinan DPRD yang dilantik yakni Muhammad Rum Soestuny dari Partai Golkar selaku ketua, kemudian Dali Fahrul Syarifudin (PPP) dan Djalil Mukaddar (PKB) sebagai wakil ketua.

Soplestuny dalam pidatonya mengakui membutuhkan peran pers  sebagai corong aspirasi dan sosialisasi.

“Kepada rekan-rekan pers, kami menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Kepada lembaga ini. Dprd membutuh­kan media sebagai corong dan sosialisasi untuk ikut Menentukan perkem­bangan sebuah kebijakan sebagai kontribusi dalam membangun masyarakat dan daerah ini,” tandasnya.

Dirinya berharap agar awak media juga harus mampu menyajikan pemberitaan yang proporsional dan bernuansa edukasi, seimbang tapi transpara,” katanya.

Dalam sambutannya, Rum lebih jauh menegaskan, agar semua harus selaras dan  berada pada sebuah persepsi yang Sama, bahwa kepentingan rakyat harus ditempatkan paling awal dalam setiap pembentukan kebijakan.

Dengan demikian, melalul forum paripurna yang terhormat itu, Rum mengajak semua, baik Instansi sipil, tni dan polri di daerah, beserta semua Elemen masyarakat, untuk bersama-sama membangun Koordinasi dan keselarasan dalam segala bidang, demi membangun masyarakat dan kabupaten buru menuju cita-cita kemandirian dan kesejahteraan.

“Bersama kita ciptakan suasa­na yang kondusif di seluruh pelosok kabupaten buru meski­pun terdapat perbedaan persepsi dan pemikiran, mari kita satukan. Apabila masih terdapat kepen­tingan yang sekiranya Belum tersentuh kebijakan, mari bersa­ma Bicarakan,”imbuh Rum.

Mengawali sambutannya, Rum turut menyampaikan terima kasih tak terhingga ?e?ada seluruh masyarakat Buru di seluruh daerah pemi­lihan, dari semenanjung  Nam­lea Ilat sampai Waihotong Baru.

“Atas dukungan dan pilihannya yang menjadikan Partai Golkar, PPP dan PKB sebagai partai politik pemenang pemilu dengan kursi terbanyak, sehingga menghantarkan kami bertiga menjadi pimpinan DPRD,” tandasnya.

Kata dia, peranan lembaga ini terletak pada tercapainya keseimbangan antara kepentingan daerah dengan kebutuhan yang menjadi masya­rakat amanah keterwakilan DPRD sebagai unsur penyeleng­gara pemerintahan bersama bupati, melalui fungsi legislasi fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.

Dalam rangka mewujudkan tanggungjawab 25 anggota dewan,  maka pembentukan alat keleng­kapan dewan menjadi agenda prioritas yang harus segera dilaksanakan. penataan lembaga DPRD, akan menjadi instrumen bersama pemerintah daerah terutama dalam hal menyusun strategi anggaran melalui pemba­hasan KUA PPAS serta batang tubuh APBD tahun anggaran 2020 yang telah memasuki batas waktu penetapannya.

Sementara itu, Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I, H Masri Bugis menyampaikan, selamat atas pengambilan sumpah dan janji tiga pimpinan dewan oleh ketua PN Namlea.

Kata bupati, dengan dilantiknya tiga limpinan dewan difinitif ini,maka DPRD Buru sudah dapat memainkan perannya sesuai tugas dan fungsi dewan demi menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Kami mengharapkan melalui pimpinan dewan, akan terus terjalin kemitraan yang selalu harmonis antara legislatif dan eksekutif. (S-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *