AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon memastikan pelaksanaan pemilihan kepala desa atau pilkades serentak ditunda namun proses pencairan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD), tetap dicairkan.

Pilkades serentak yang direncanakan terlaksana di bulan Agustus 2021, ini mengalami penundaan sampai dengan dua bulan kedepan. Penundaan ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, pada Senin (9/8) lalu yang menunda proses pelaksanaan pilkades serentak hingga  pada Oktober mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (DP3AMD) Kota Ambon, Meggy Lekatompessy, Minggu (15/8) mengaku, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap proses pencairan DD maupun ADD.

“Penundaan pilkades serentak oleh Mendagri, tidak berpengaruh sama sekali terhadap pencairan DD dan ADD, bagi desa ataupun negeri yang belum punya pimpinannya devinitif,” ungkap Lekatompesy kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya, Jumat (13/8) pekan lalu.

Dijelaskannya pencairan DD dan ADD bisa dilakukan oleh perangkat desa atau negeri lainnya.

Baca Juga: Pemkot Hati-Hati Verifikasi Berkas PPPK dan CPNS

“Pejabat desa atau negeri itu kan sudah merupakan representasi. Jadi walaupun tidak ada raja atau kepala desa devinitif, proses pencairan DD dan ADD tetap bisa dilakukan,” ujarnya.

Dia menambahkan, penun­-daan pilkades bukanlah suatu masalah untuk bagaimana pro­-ses pencairan DD dan ADD. “Jadi sama sekali tidak ada kendala soal ini, semua berjalan normal seperti biasa,” tandasnya. (S-52)