AMBON, Siwalimanews – Satu petugas Satpol PP yang ditempatkan mengamankan kediaman Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dinyatakan positif Corona. Anggota Satpol PP yang mengamankan kediaman Walikota di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon itu sebelumnya sudah mengikuti rapid test dan hasilnya reaktif. Kemudian  dilanjutkan dengan swab tes dan hasilnya positif corona.

“Jadi petugas itu dia tugasnya mengamankan kediaman Walikota. Jadi kebijakan Pak Walikota itu, petugas yang mengamankan kediamannya harus diswab setiap dua minggu sekali,” ungkap Kasat Pol-PP Ambon, Josias Pieter Loppies, kepada wartawan  Rabu (7/10).

Loppies mengaku anggota Satpol PP dimaksud, telah diisolasi secara terpusat, oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam hal ini Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, di Hotel Wijaya I.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengakui, salah satu anggota Satpol PP yang bertugas di kediaman Walikota telah terpapar Covid-19.

Dijelaskan jubir, kalau anggota Satpol PP ketika menjalankan tugas secara bergantian. Sehingga dimungkinkan, satu anggota Pol-PP terkonfirmasi positif itu, terpapar bukan di pos kediaman Walikota, malainkan di tempat tugas sebelumnya.

Baca Juga: Gugus Tugas Bohong

“Pada saat yang bersangkutan tugas di kediaman pak wali, berkesempatan dengan itu, dilakukan swab terhadap seluruh petugas Pol-PP,” ungkapnya.

Disinggung, apakah dengan terkonfirmasi anggota Pol-PP tersebut, Walikota beserta keluarga juga akan di tracking, Joy mengatakan  pihaknya akan fokus lakukan tracking kepada seluruh pasien positif.

“Sepert yang saya katakan tadi, tracking, trasing, testing, isolasi terpusat ketika pasiennya positif akan dilakukan Pemerintah Kota Ambon. Kita fokus kepada pasien terkonfirmasi positif yang punya kontak erat dengan siapa saja. Jadi otomatis itu, jadi itu sudah jadi protabnya kita,” ujar Joy.

Meskipun begitu Joy menandaskan satu anggota Satpol PP dimaksud, baru saja pos dikediaman Walikota, sehingga dimungkinkan belum bersentuhan dengan anggota yang lain. “Hasil swabnya keluar, langsung diisolasi. Dia baru masuk pos,” katanya. (Mg-6)