Penyebaran virus corona masih terus terjadi, bahkan menunjukkan peningkatan signifikan di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Salah satu munculnya lonjakan kasus Covid-19 yakni kian menyebarnya berbagai varian baru virus SARS-CoV-2 yang memiliki karakter lebih mudah menular, seperti varian Alpha, Beta, dan Delta.

Pemerintah diharapkan bertindak cepat mengantisipasi peningkatan virus Corona yang makin mengila terutama penyebaran varian baru virus SARS-CoV-2 yang memiliki karakter mudah menular.

Selain mengawasi dengan ketat protokol kesehatan, pemerintah juga diminta menuntup jalur masuk keluar pelabuhan dan bandara untuk menghambat penyebaran virus tersebut.

Tingginya penyebaran virus Corona di Maluku terutama di Kota Ambon, disebabkan pemerintah lemah dan terlalu cepat membuka jalur-jalur masuk yang tidak diawasi secara ketat.

Baca Juga: Pentingkah Pembangunan Rel Kereta Api?

Karenanya, pemerintah diminta bertindak tegas menerapkan protokol kesehatan, termasuk intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan maupun aparatur di tingkat bawah.

Masyarakat juga dihimbau untuk menaati protokol kesehatan dengan rajin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindar diri dari kerumuman. Upaya dan langkah tegas serta cepat ini harus dilakukan, jangan sampai terlambat yang pada akhirnya penyebaran akan semakin meluas dan sulit ditekan.

Harus diakui pemerintah sudah maksimal untuk meminimalisir penyebaran virus Corona, namun bertindak tegas itu perlu supaya angka covid juga bisa ditekan.

Kita tidak bisa membayangkan kalau varian baru ini terjadi. Kita tidak bisa membayangkan jika varian baru ini muncul. Karena itu langkah antisipasi secepat perlu dilakukan dengan menutup.jalur-jalur pintu masuk baik itu bandara, pelabuha  dan jalur-jalur lainnya yang membuka ruang penyebaran virus mematikan ini.

Semua pihak harus turut bersama-sama bergandengan tangan mengatasi penyebaran dan peningkatan virus Corona di Maluku. Pemerintah tentu saja tidak bisa sendiri tetapi juga butuh kerja sama dan partisipasi aktif masyarakat.

Ketaatan dan kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan sangatlah penting dengan rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari diri dari kerumunan. Langkah yang perlu dilakukan. Pemerintah lengah dalam pengawasan tetapi masyarakat juga harus taato protokol kesehatan.

Upaya ini harus berjalan sinergi supaya penyebaran covid bisa ditekan. Disisi yang lain Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota khususnya Kota Ambon karena angka covid tinggi harus tegas dalam melakukan pengawasan terutam menerapkan  dan menjalankan aturan Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang telah diberlakukan sejak 24 Juni ini.

Pemkot Ambon tiidak boleh lalai dalam  penegakan aturan.

Kita berharap dengan langkah tegas pemkot menegakan aturan tetapi juga masyarakat taat aturan prokes maka upaya menekan penyebaran virus corona bisa terwujud. Semoga. (*)