DOBO, Siwalimanews –  Dalam Rangka memperingati Hari Statistik Nasional tahun 2021, maka Bupati Aru Johan Gonga meluncurkan aplikasi Dad’s Hand atau Data Aru Dalam Satu Tangan.

Kegiatan yang berlangsung Selasa (28/9), di lantai dua Kantor BPKAD Aru itu, sekaligus dilakukan sosialisasi menuju satu data untuk kebijakan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Aru yang lebih baik.

“Dengan dikeluarkan PP Nomor: 39 tahun 2021 tentang Satu Data indonesia, diharapkan kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagi pakaikan antar instansi baik di pusat maupun daerah,” ucap Bupati dalam sambutannya pada acara tersebut.

Melalui penguatan tata kelola data ini kata Bupati, dapat meningkatkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Selain itu, dapat juga mendorong keterbukaan dan transparansi data untuk dan mendukung sistem statistik nasional.

Pasalnya, pemanfaatan data pemerintah, tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal antar instansi, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat.

Baca Juga: Golkar Siapkan Calon, PDIP tak Gentar

“Untuk mendukung percepatan penyelenggaraan satu data Indonesia, kita perlu membangun suatu pondasi penyelenggaraan satu data pada tingkat daerah atau satu data Kepulauan Aru,” tandasnya.

Menurutnya, melalui forum ini kedepannya diharapkan BPS selaku pembina data statistik sektoral, dapat terus menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan pemda dan instansi terkait, selaku wali data dan produsen data, terkait penyelenggaraan satu data Kepulauan Aru.

Satu Data Kepulauan Aru, nantinya juga akan berperan strategis dalam mendukung upaya pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor digital serta mengoptimalkan usaha-usaha produktif bagi kemajuan Indonesia.

“Transformasi digital dinilai sangat penting untuk selamatkan negeri dari dampak pandemi seperti saat ini, karena dapat membantu kita untuk bekerja secara efektif, efisien, serta tidak membatasi produktivitas ditengah keterbatasan interaksi dan mobilitas,” tutur Bupati.

Kebijakan satu data Indonesia lanjut Bupati, memiliki peran penting dalam mengatur tata kelola data pemerintah, agar layanan digital dapat didukung dengan data dan informasi berkualitas, sehingga mewujudkan perumusan kebijakan yang berdasarkan data dan fakta.

Oleh karena itu, percepatan pengelolaan satu data adalah kunci menyukseskan transformasi digital,dan mendukung pemerintah dalam menyelesaikan isu-isu strategis,” urainya.

Ia mengaku, salah satu komponen penting dalam transformasi digital, data memegang peranan strategis sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan sehingga koordinasi pengelolaan data melalui forum Satu Data Kepulauan Aru ini perlu lebih ditingkatkan.

Peran koordinasi yang dilakukan melalui forum satu data Kepulauan Aru, sangat penting dalam mendukung fokus pembangunan pemerintah pusat, utamanya dalam reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem perlindungan sosial dan penguatan ketahanan pangan.

“Kita harapkan, sosialisasi ini dapat menjadi semangat positif untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar instansi di Kepulauan Aru. Selain itu, dapat memberikan gambaran agenda serta kegiatan satu data di kabupaten ini,” harapnya. (S-25)