Perbaikan Rumah Korban Gempa Butuh Rp 192 Miliar

AMBON, Siwalimanews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku memperkirakan ang­garan untuk memperbaiki rumah warga di Kabupaten Maluku Tengah, Seram Ba­gian Barat dan Kota Ambon yang rusak akibat gempa sebesar Rp.192 miliar.

BPBD mencatat akibat gempa magnitudo 6,8 SR yang terjadi pada Kamis 26 September dan magnitudo 5,2 SR pada Kamis, 10 Ok­to­ber menyebabkan ribuan rumah di 3 wilayah terdam­pak mengalami kerusakan. Rusak ringan sebanyak 4.791 unit, rusak sedang 2.371 unit dan rusak berat sebanyak 1.591 unit.

“Jumlah kerusakan itu terdapat di Kabupaten Mal­teng, SBB dan Kota Am­bon dan untuk perbaikan diper­kirakan mencapai Rp.192 miliar,” kata Kepala BPBD Maluku Farida Salampessy kepada Siwalima di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (18/10).

Salampessy merincikan, di Kabu­paten Malteng, rumah rusak ringan sebanyak 3.749 unit, rusak sedang 1.627 dan rusak berat 1.040 unit. Ka­bupaten SBB, rusak ringan 353 unit, rusak sedang 483 unit, dan rusak berat 288 unit. Sedangkan Kota Ambon, rusak ringan sebanyak 689 unit, rusak sedang 261 unit, rusak berat 253 unit.

“Jadi biaya yang ditaksir untuk perbaikan kerusakan rumah warga akan segera diusulkan ke BNPB,” kata Salampessy.

Saat ini juga tim penanggulangan bencana sementara melakukan veri­fikasi lapangan terkait dengan la­poran yang masuk dari Kabupaten Malteng, SBB dan Kota Ambon. “Kita berharap proses verifikasi lapangan segera selesai agar peng­usulan anggaran ke pusat,” ujarnya.

Soal fasilitas umum yang rusak, Salampessy mengaku, sudah mela­kukan pendataan.

Ia menjelaskan, fasilitas pendidi­kan di Kota Ambon yang rusak ringan 33 unit, rusak sedang 28 unit dan rusak berat 11 unit. Kabupaten Malteng rusak ringan 25 unit, rusak sedang 39 unit dan rusak berat 5 unit. Kabupaten SBB rusak ringan 7, rusak sedang 22 dan rusak berat 18 unit.

Lanjutnya, fasilitas kesehatan untuk Kota Ambon, rusak ringan 7 unit, dan rusak sedang 2 unit. Kabu­paten Malteng rusak ringan 2 unit, rusak sedang 1 unit dan rusak berat 3 unit. Sedangkan di Kabupaten SBB rusak ringan 10 unit.

Kemudian fasilitas ibadah di Kota Ambon, rusak ringan  27 unit, rusak sedang 5 unit dan rusak berat 2 unit. Di Kabupaten Malteng rusak ringan 19 unit. Sedangkan Kabupaten SBB rusak ringan 9 unit, rusak sedang 15 unit dan rusak berat 7 unit.

Fasilitas pemerintah di Kota Ambon, rusak ringan 33 unit, dan rusak sedang 1 unit. Kabupaten Malteng, rusak ringan 3 unit, rusak sedang 1 unit dan rusak berat 1 unit. Sedang­kan Kabupaten SBB,  rusak ringan 5 unit, rusak sedang 2 unit dan rusak berat 2 unit.

Selanjutnya, sarana penunjang di Kota Ambon tidak ada yang rusak. Di Kabupaten Malteng, rusak sedang 8 unit dan rusak berat 6 unit. Kabupaten SBB, rusak sedang 9 unit dan rusak berat 2 unit.

Untuk fasilitas ekonomi di Kota Ambon, rusak ringan 8 unit, dan rusak sedang 1 unit. Kabupaten Malteng rusak ringan 74 unit, rusak sedang 8 unit dan rusak berat 25 unit. Kabupaten SBB, rusak ringan 5 unit, rusak sedang 11 dan rusak berat 21 unit.

“Jadi seluruh fasilitas umum, baik pendidikan, kesehatan, perekono­mian, rumah ibadah dan sebagainya itu akan diusulkan anggarannya ke kementerian/lembaga oleh BNPB,” kata Salampessy.(S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *