Penjaringan Calkada PAN Bursel Ditunda

NAMROLE, Siwalimanews – Rencana Tim Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan (Bursel) Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bur­sel yang direncanakan mulai dibuka Senin (7/10) ditunda pelaksanaannya.

Penundaan itu diungkapkan langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bursel.

“Penjaringan yang kami rencanakan mulai dibuka hari Senin (7/10) kami tunda dan baru akan dibuka hari Senin (14/10) mendatang,” ungkap Ketua DPD PAN Kabupaten Bursel, Ibrahim Solissa, kepada Siwalima, via telepon selulernya, Selasa (8/10)..

Solissa beralasan bahwa penundaan itu disebabkan karena operator tim yang mengurus berbagai administrasi berupa formulir pendaftaran dan administrasi lainnya di Kota Namlea, Kabupaten Buru mengalami sedikit kendala.

“Operator yang ditugaskan ke Namlea untuk mengurus Formulir dan lainnya mengalami sedikit kendala sehingga kami melak­sanakan rapat dan memutuskan untuk ditunda,” katanya.

Terkait penundaan itu, lanjut­nya, tim penjaringan sudah menyampaikannya kepada se­mua bakal calon yang direnca­nakan akan mengambil formulir dan mendaftar di PAN dibawa kepemimpinan Ahmadan Loilatu itu.

“Penundaan ini sudah kami sudah sampaikan ke semua bakal calon dan mereka pun bisa memakluminya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPD PAN Bursel, Ahmadan Loilatu  mengungkapkan, terkait adanya surat dari Mahkamah Partai berupa penegasan  keabsahan Pengurus DPD PAN Bursel Hasil Musda periode 2015 – 2020, maka dirinya sebagai orang yang  dimandatkan oleh Musda akan melaksanakan tugas-tugas Partai di daerah.

Loilatu menjelaskan, sesuai UU No 11 Perubahan UU No Tahun 2018 sudah dipertegas oleh pasal 32 yakni Kewena­ngan Mahkamah Partai dalam putusannya bersifat inkra dan mengikat sekaligus final terkait dengan masalah kepengurusan Partai.

Setelah mendapatkan pengakuan lewat surat dari Mahkamah Partai dan DPP tersebut, Loilatu selaku Ketua DPD PAN Bursel ini  mengaku, kalau dirinya  tidak menyimpan dendam kepada kubu yang mengaku sebagai Pengurus PAN yang sah, namun ia akan berupaya melakukan pembenahan DPD PAN Bursel untuk kedepannya lebih baik lagi.

“Tidak ada dendam, dan saya selaku Ketua PAN akan merangkul kembali pengurus sesuai yang diinstruksikan oleh Mahkamah Partai,” tutur Loilatu. (S-35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *