DOBO, Siwalimanews – Pencegahan covid-19 dan new normal serta adaptasi kebiasaan baru (ABK) dalam lingkup Keca­matan PP Aru, terus disosialisasikan oleh seleruh pemangku kepenti­ngan, termasuk Puskesmas Siwa Lima Dobo.

Kepala Puskesmas Siwa Lima Dobo, Hadijah Hasim dalam sosia­lisasi me­ngatakan ada 11 gejala baru Covid-19.

Kesebelas gejala tersebut dianta­ra­nya demam, batuk, sesak napas, kele­lahan, tubuh terasa sakit, sakit kepala, ke­hilangan rasa atau bau, sakit teng­gorokan, pilek/hidung tersumbat, mual dan diare.

Dikatakan, AKB yang wajib dija­lani yakni, gunakan masker, sarung tangan, masker kain cadangan untuk diganti, vitamin C, tisu basah, tisu kering, helm, buku catatan dan alat tulis pribadi, alat makanan/minuman pribadi, sabun cair, cairan disinfektan.

Kebiasaan dan barang-barang ter­se­but harus dibawa dan dise­diakan ma­sing-masing baik pribadi maupun ke­luarga. Dalam kehidupan pada proses AKB harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut, saat kembali ke rumah, jangan bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum mandi.

Baca Juga: Pemprov akan Surati Pemkab Cairkan Dana Pilkada

“Segera mencuci pakaian dan masker dengan deterjen dan jangan menggan­tung pakaian dan masker yang telah di­pakai di luar rumah. Bersihkan hand­pho­ne, tas, benda lain dengan disinfektan. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan asupan yang bergizi serta istirahat yang cukup. Jaga kesehatan mental dengan melakukan aktivitas yang menye­nangkan bersama,” jelasnya.

Perlu bersama-sama saling meng­ingatkan kepada masyarakat maupun keluarga agar selalu mematuhi proto­koler kesehatan, yaitu selalu memakai masker, sering mencuci tangan dan saling menjaga jarak.

Sementara itu, arahan singkat Dan­ramil 1503-04/Jerol Kapten Inf Doddy Mesaoy pada intinya persoalan pandemi Covid-19 sangat mengganggu tatanan kehidupan sosial masyarakat termasuk perekonomian negara, sehingga ber­bagai kebijakan pemerintah pusat sam­pai ke daerah membuat berbagai aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan termasuk protokol kesehatan untuk harus dilaksanakan oleh semua warga masyarakat.  (S-25)