Pempus Belum Respon Usulan Kenaikan Status Jalan

AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum merespon usulan status jalan provinsi menjadi jalan nasional di Provinsi Maluku yang telah diusulkan Dinas PUPR Maluku.

“Sampai sekarang belum direspon sehingga kita ber­harap di tahun 2020 nanti, usulan yang kita sampaikan paling tidak diterima sekitar 50 persen jalan provinsi men­jadi jalan nasional,” jelas Kadis PUPR Maluku, Ismail usemahi kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (7/11).

Dikatakan, usulan status jalan dari provinsi ke status nasional karena kemampuan daerah untuk membangun jalan sangat kecil sekali.

“Kita tidak mampu mem­bangun semuanya sehingga kalau statusnya naik maka pembangunan jalan bisa dibia­yai oleh anggaran APBN,” terang Ismail.

Jumlah jalan yang diusulkan itu berasal dari 11 kabupaten/kota dan terbanyak ada di Pulau Seram.

“Jalan Itu kalau di setujui 50 persen saja sudah bagus,” ujar Ismail.

Dijelaskan, keunggulan jalan nasional itu bisa ditangani langsung oleh Kementerian PUPR.

“Selama ini penanganan jalan di Maluku berdasarkan kewenangan, dimana nasional dikerjakan oleh Pemerintah Pusat, jalan provinsi oleh provinsi dan kabupaten/kota oleh kabupaten/kota,” katanya.

Dikatakan, Pemprov mendo­rong agar jalan provinsi menjadi jalan nasional, karena alokasi anggaran cukup besar dari Kementerian PUPR/.

“Jadi kita dorong kesana supaya jalan-jalan di provinsi Maluku ini bisa tertangani dengan cepat apabila status­nya naik menjadi jalan nasio­nal,” tandasnya.

Ditambahkan, dampak dari jalan nasional ini juga ada kesinam­bungannya dengan penanganan jika terjadi kerusakan termasuk akibat bencana bisa tertangani lebih cepat. “Kita kan tahu, kondisi fiskal kita dan kabupaten/kota bagaimana, DAU kan nggak besar, makanya untuk belanja-belanja infrastruktur kita dorong ke pemerintah pusat, salah satunya dengan menaikan status jalan,” tutupnya. (S-39)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *