Pemprov Matangkan Tenaga Operator

Jelang Penerimaan CPNS

AMBON, Siwalimanews – Guna mematangkan proses penerimaan CPNS, Pemprov Maluku saat ini menyiapkan tenaga operator yang punya keahlian dalam bidang komputer dan server. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memastikan pendaftaran CPNS tahun 2019 resmi dibuka pada 11 Oktober mendatang

“Jadi ada dua operator admin yang disiapkan Pemprov Maluku, untuk membantu peserta ketika tes CPNS berlangsung, kata Plt Kepala BKD Maluku, Jasmono  kepada Siwalima melalui telepon selelernya, Sabtu  (2/11).

Dikatakan  dua tenaga admin ini sudah dikirim ke Badan Kepegawaian Nasional untuk mengikuti pelatihan teknis untuk pengoperasian komputer dan server. “Mereka sedang mengi­kuti pelatihan teknis di sana, kami berharap ketika kembali dapat membantu panitia pelayanaan tes CPNS nantinya,“ kata Jasmono.

Dikatakan, selain dari provinsi yang mengirim tenaga operator, pemerintah kabupaten dan kota di Maluku juga mengirim tenaga admin ke BKN untuk belajar. Kesiapan ini derlu dilakukan agar ketika ada kendala teknis pada saat pelaksanaan tes nanti baik itu jaringan, komputer dan teknis lainnya, tenaga inilah yang bisa membantu.

‘Jadi keberadaan tenaga operator admin sangat dibutuhkan karena sebentar lagi proses pendaftaran CPNS resmi dibuka secara nasional termasuk di Provinsi Maluku,” tandasnya.

Penerimaan CPNS tahun 2019 melalui jalur umum dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) memerlukan orang yang punya keahlian sehingga dapat membantu kelancaran proses tes.

Jatah Kuota 1.936 CPNS

Provinsi Maluku mendapatkan kuota penerimaan CPNS sebanyak 1.936 formasi. Jumlah ini tersebar di seluruh kabupaten dan kota menyusul pengumu­man pendaf­taran penerimaan CPNS tahun 2019 yang akan dibuka Kemen­terian Pendaya­gunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada 11 November mendatang.

“Jadi total alokasi formasi atau kuota penerimaan CPNS Tahun 2019 di Maluku sebanyak 1.936 formasi jabatan,” kata Kabid Pengadaan dan Informasi Kepegawaian BKD Maluku, Israh Budi, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (30/10).

Israh merincikan, untuk Pemprov Maluku sebanyak 369 formasi, Kabupaten Maluku Tengah 122 formasi, Kabupaten Maluku Tenggara 143 formasi, Kabupaten Buru 91, Kabupaten Kepulauan Tanimbar 140 formasi.

Selanjutnya Kabupaten Kepula­uan Aru 84 formasi, Kabupaten Seram Bagian Barat 140 formasi, Kabupaten Seram Bagian Timur 70 formasi, Kabupaten Buru Selatan 178 formasi, Pemda Kabupaten MBD 119 formasi, Kota Ambon 285 formasi dan Kota Tual 195 formasi.

“Jumlah itu, terbanyak formasi bagi guru dan tenaga kesehatan. Sisanya untuk dinas teknis,” jelas Israh.

Ia mencontohkan untuk Pemprov Maluku sendiri dari 369 formasi yang disediakan, 262 untuk tenaga guru, disusul 97 untuk tenaga teknis dan 10 untuk tenaga kesehatan.

“Untuk tahun ini seluruh pemerintah kabupaten dan kota membuka penerimaan melalui jalur test umum. Jadi seluruh Maluku mempersiapkan pembukaan jalur umum untuk tes CPNS tahun 2019 dan tidak untuk jalur P3K,” tegasnya.

Israh menghimbau kepada pelamar untuk menyiapkan berkasnya agar pada waktunya bisa dimasukan ketika mendaftar.

Pemprov Buka Jalur Umum

Kendatipun penerimaan CPNS telah dibuka oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrai pada akhir Oktober ini, namun Pemprov Maluku hanya membuka untuk jalur umum saja, dan tidak melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Ada dua sistim penerimaan CPNS yaitu, jalur umum dan P3K, pemprov hanya membuka jalur umum saja, dan tidak P3K,” jelas Plt Kepala BKD Maluku, Jasmono kepada Siwalima diruang kerjanya, Selasa (22/10).

Jasmono menjelaskan, kuota penerimaan yang sudah ditetapkan Kemenpan-RB untuk Provinsi Maluku sebanyak 400 CPNS.

“Kuota Pemprov Maluku 400 orang untuk CPNS tahun 2019, namun yang disetujui Kemenpan-RB untuk diangkat menjadi PNS hanya jalur umum bukan P3K,” jelasnya.

Tidak adanya penerimaan CPNS dari jalur P3K, lanjut Jasmono, karena sesuai dengan SK  Menpan-RB Syafruddin Nomor 705 Tahun 2019  tentang penetapan kebutuhan PNS di lingkup Pemprov Maluku tahun 2019. Dimana jatah peneriman CPNS tahun 2019 untuk jalur umum, sehingga yang diterima sebanyak 369 kuota.

“Jadi tahun 2019 jatah CPNS yang kita siapkan di jalur umum hanya 369 orang saja, tandasnya.

Jasmono meminta kepada calon pendaftaran baik itu honorer, pegawai kontrak maupun masya­rakat yang ingin menjadi PNS di lingkup Pem­prov Maluku, untuk memper­siapkan diri dalam penerimaan tersebut. (S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *