AMBON, Siwalimanews –  Pemprov Maluku telah menyikapi temuan material emas di Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Malteng dengan mengirimkan vidio temuan itu ke Kementerian ESDM.

“Saat ini, secara informal Pemprov Maluku dalam hal ini kami di Dinas ESDM sudah lakukan komunikasi dengan mengirimkan email video temuan emas kepada Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, serta Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM,” ungkap Kepala Dinas ESDM Maluku Fauzan Chatib melalui pesan WhatsApp, Selasa (23/3).

Menurutnya, dikirimkannya video tersebut ke Kementerian ESDM sebagai informasi awal, sambil menunggu laporan resmi kebenaran informasi tersebut dari Pemkab Malteng.

Pasalnya, informasi terkait temuan material emas ini, baru diketahui  melalui media sosial.

“Belum ada laporan resmi dari pemkab terkait kebenaran berita ini. Sesuai UU No. 3/2020, kewenangan Pemprov Maluku di bidang minerba sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat,” tandasnya.

Baca Juga: Pangdam Pattimura Sambangi Tanah Leluhurnya

Jika, nantinya Pemkab Malteng melaporkan hal ini secara resmi, maka pihaknya akan langsung melaporkannya ke Kementerian ESDM untuk minta petunjuk guna mengambil langkah selanjutnya.

Sementara itu anggota Komisi II DPRD Maluku Fredy Rahakbauw mengatakan, fenomena temuan matrial emas di pantai Desa Tamilouw masih perlu disurvey lagi, apakah itu kandunganya hanya sesaat ataukah memang kandungnya benar-benar ada.

Untuk itu, nantinya setelah agenda pengawasan selesai, ia akan mengusulkan kepada pimpinan komisi untuk menggelar rapat dengar pendapat bersama Kadis ESDM Maluku dengan tujuan untuk minta dinas ini turun melakukan survey.

“Kita akan minta dilakukan survei dulu, semoga setelah pengawasan kita rapat internal coba kita komunikasikan dengan pihak Dinas ESDM yang punya tugas dan tanggung jawab, sebab pemda juga perlu tahu informasi yang pasti, apakah ini sesaat ataukah betul-betul ada kandungan emasnya, kalau memang tambang  emas dengan kapisitas yang besar, maka seharusnya ditata agar tidak merugikan masyarakat disana. Kita berdoa agar tambang ini kandungan emasnya banyak,” ajaknya. (S-51)