AMBON, Siwalimanews – Pemprov Maluku telah alokasi ang­garan Rp 150 juta untuk membangun ruas jalan masuk embarkasi antara di  Waiheru, Kecamatan Baguala.

Kesiapan pemprov untuk memba­ngun sarana penunjang pembentukan embarkasi haji ini merupakan, hasil koordinasi antara Kantor Wilayah Ke­menterian Agama Maluku melalui surat yang disampaikan kepada Gubenur Maluku, Murad Ismail beberapa waktu lalu.

Kapala Dinas PUPR Provinsi Maluku, Mohammad Marasabessy menjelas­kan, terkait dengan jalan masuk me­nuju asrama haji, PUPR Maluku telah berkoordinasi dengan Balai Jalan.

“Untuk asrama haji sebelumnya kami telah koordinasi dengan Balai Jalan dan sudah diadakan tahap per­tama sesuai arahan pak gubernur,” jelas Marasabessy.

Menurutnya, dalam perubahan APBD tahun 2020 ini, PUPR telah meng­usulkan untuk pembangun ruas jalan masuk yang merupakan sisa penger­jaan sepajang 200 meter untuk diker­jakan pada tahun 2020.

Baca Juga: Marasabessy : Renovasi Total  Gedung DPRD Secara Bertahap

“Kemarin ada anggaran perubahan kami telah usulkan untuk 200 meter kita tangani tahun ini,” bebernya.

Ditanya soal besaran anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan ruas jalan sepanjang 200 meter tersebut, Ma­ra­sabessy menjelaskan jika pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar 150 juta untuk pembangunan dimaksud.

“Kemarin saya sudah koordinasi dengan pak sekda dan diarahkan lang­sung ke  Bappeda dan juga bagian BPKAD. Kita sudah anggarkan Rp 150 juta dan anggarannya sudah ada,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Marasabessy, proses pembangunan ruas jalan itu telah masuk dalam tahapan tender, sehingga diha­rap­kan dalam waktu dekat semua dapat berjalan dengan baik, dan masyarakat tidak dibebani dengan jalan tersebut.

“Jadi ini dalam proses tender mudah-mudahan, dalam waktu satu dua bulan jalan sudah bisa tertangani dengan baik untuk kepentingan embarkasi antara,” cetusnya.

Diketahui, usulan untuk pemben­tukan embarkasi haji antara telah dilakukan Kanwil Agama Maluku dan saat ini asrama yang diperuntukan bagi para jemaah haji telah masuk dalam tahapan finalisasi, namun ada beberapa fasilitas pendukung masih belum tertangani seperti jalan masuk, sehingga Kanwil Agama Maluku meminta dukungan Pemprov Maluku untuk membangun ruas jalan dimaksud. (Cr-2)