Pemkot Teken Komitmen Menuju Smart City

AMBON, Siwalimanews – Guna mewujudkan Ambon smart city, pemerintah Kota Ambon melakukan penandatangan komitmen menuju smart city yang dipusatkan di Manise Hotel, Selasa (15/10).

Penandatanganan tersebut dila­kukan oleh Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru setelah diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkot, dan stakholder lainnya seperti TNI/Polri, BUMN, dan BUMD di Kota Ambon.

Walikota Ambon Richard Louhe­napessy dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kota A.G Latu­heru mengatakan, selain melakukan penandatangan komitmen menuju smart city, pemkot juga melakukan sosialisasi serta bimtek implementasi gerakan menuju 100 smart city Kota Ambon.

Dikatakan, ada beberapa hal pen­ting yang perlu disampaikan, terkait dengan pelaksanaan implementasi gerakan menuju 100 smart city Kota Ambon, atas dukungan dari Kemen­terian Komunikasi dan Informatika, yang bekerja sama dengan beberapa kementerian lainnya atas penilai­annya kepada Pemkot, sehingga masuk dalam program 100 smart city secara nasional.

“Kita harus berbangga, kenapa, karena Kota Ambon harus bersaing dengan 514 kabupaten/kota lainnya, dan berkat komitmen bersama wali­kota bersama dengan seluruh pe­rangkat daerah, maka Kota Ambon boleh sejajar dengan kota-kota lain­nya di indonesia dalam penerapan Kota cerdas,”kata Walikota.

Walikota mengatakan, upaya mewujudkan Ambon smart city tidak hanya menjadi tupoksi Dinas Kom­info, namun mereka hanya leading sektor, karena berbicara smart city, adalah berbicara berbagai aspek seperti smart governance, smart branding, smart economy, smart society, smart living dan smart environment.

“Keenam aspek ini implementasi­nya ada pada OPD-OPD yang dicer­minkan lewat program kegiatan, namun jangan lupa bahwa kontri­busi aktif dari para stakeholder mau­pun instansi terkait sangatlah pen­ting dalam memperkuat pengakuan Ambon sebagai kota cerdas,” ujar­nya.

Oleh karena itu,  bukan hanya pimpinan-pimpinan OPD tetapi juga unsur-unsur dari lembaga atau instansi terkait baik itu BUMN, BUMD, akademisi, swasta dan lembaga kemasyarakatan.

Menurutnya, sinergitas antara pemerintah dan unsur-unsur dimak­sud menjadi nilai tambah dalam membangun Kota Ambon menjadi lebih baik.

“Pelaksanaan bimtek sebanyak 4 kali merupakan bentuk komitmen kita semua untuk benar-benar mengha­silkan dokumen masterplan smart city Kota Ambon, yang sesuai dengan harapan bersama. Dimana, dokumen masterplan yang kita rancang bersama mulai dari bulan  Juli hingga Oktober ini sudah seha­rus­nya selaras dengan dokumen peren­canaan milik pemerintah Kota Am­bon,”ungkapnya. (S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *