AMBON, Siwalimanews – Rumah tangga miskin yang mendiami rumah tidak layak huni di Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, tak mampu dituntaskan oleh Pemerintah Kota Ambon.

Tujuh unit rumah tersebut mendapatkan jatah perbaikan rumah tidak layak huni untuk rumah tangga miskin, terancam batal dilakukan karena anggaran yang belum dikucurkan.

Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Ambon, Rustam Simanjutak mengungkapkan permaikan tujuh rumah di kelurahan Wainitu merupakan program prioritas pemerintah Kota Ambon.

“Kita pilih 7 unit itu karena memang tidak layak huni dan tidak memiliki septic tank,” jelas Simanjutak kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Kamis (4/3)

Menurutnya rumah tidak layak huni memiliki ciri seperti berpenghasilan rendah namun kesiapan rumah tersebut untuk dihuni.

Baca Juga: Diduga Pakai Uang KPPS, Sekretaris KPU Buru Dipolisikan

Aspek lain yang dilihat pemerintah yakni tidak memiliki septic tank namun di buang sembarangan.

“Justru merusak lingkungan maupun biota laut sebab lokasi tersebut dekat dengan sungai dan laut sehingga menjadi prioritas,” jelasnya.

Untuk itu pemerintah kota berniat untuk menyelesaikan persoalan namun kembali terkendala anggaran.

“Kita rencana akan bantu pembuatan septik di Wainitu. Kita akan dibikin septik individu, namun lagi-lagi terkendala anggaran,” tandasnya.    (S-52)