AMBON, Siwalimanews – Pemkot Ambon sementara melakukan pembenahan pada TPU Hunuth, yang merupakan lokasi pemakaman pasien Covid-19 di Kota Ambon.

Pembenahan masih dilakukan  secara manual sambil menunggu kondisi cuaca kembali normal, agar dapat dibenahi secara baik oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) dan Dinas PUPR Kota Ambon.

Kepala Dinas PRKP Kota Ambon, Brury Nanulaita mengaku, telah dilakukan pembenahan pada lokasi TPU Hunuth yang sempat dikabarkan tertutup oleh lumpur akibat longsoran yang sempat terjadi beberapa pekan lalu yang diakibatkan oleh curah hujan yang deras di Kota Ambon.

“Memang Dinas PUPR bersama-sama dengan kami itu sudah membenahi kondisi yang ada disana hanya saja belum maksimal.” ungkap Nanulaita, kepada Siwalima, di Balai Kota Ambon, Selasa (4/8).

Menurut Nanulaita, hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca yang saat ini sedang terjadi di Kota Ambon sehingga tidak dapat dengan maksimal melakukan pembenahan terhadap TPU tersebut.

Baca Juga: 3.030 Pelaku Usaha Mikro akan Terima Bantuan

“Nah, memang kalau tadi yang saya bilang pembenahan ini kan dalam kondisi cuaca.  Jadi diharapkan kalau cuaca membaik, alat bisa bergerak disitu baru kita dapat benahi secara baik,” jelasnya.

Menurutnya, yang harus dibenahi dari lahan TPU tersebut adalah dinding tebing, dinding saluran, dan akan dilengkapi dengan pembuatan jalan saluran air agar ketika hujan, air jatuh pada saluran tersebut dapat menampung air.

Untuk luas lahannya sendiri, Nanulaita mengatakan, ada sekitar 1,8 hektar yang difungsikan sebagai TPU.

“Luas tanah itu 1,8 hektar itu kan dibagi 2 sebagian untuk muslim sebagian untuk Kristen, nah itu kan sudah berjalan karena orang yang meninggal juga ada yang Muslim ditanam di bahagian Muslim yang Kristen tanam dibahagiaan Kristen,” tambahnya.

Menutup wawancara tersebut Nanulaita meminta pengertian dari pada warga masyarakat yang jasad keluarganya menempati lokasi TPU tersebut.

“Mohon maaf kepada masya­rakat yang terkhusus kepada yang punya keluarga yang disana bahwa memang kalaupun dalam pelaksanaan-pelaksanaan belum secara baik itu kami mohon maaf,” pintanya. (Mg-6)