AMBON, Siwalimanews – Guna meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Ambon, Pemerintah Kota (Pemkot) meminta agar sumber daya alam yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan produk-produk unggulan berbasis pangan lokal.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembanguanan Sekretariat Pemkot Ambon, Robby Silooy mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan Badan Usaha Masyarakat Desa (BUMDes) sebagai induk penggembungan usaha industri pangan kering.

“Kegiatan ini perlu perhatian ekstra, agar terus dikembangkan menjadi produk unggulan desa masing-masing yang ada di wilayahnya,” ujarnya.

Katanya, pengembangan produk- produk unggulan daerah berbasis sumber daya alam, yang tersedia dengan memanfaatkan teknologi sederhana, dan juga teknologi modern, diakui mampu mendorong peningkatan ekonomi rakyat.

“Sebagai kota dengan brand kota musik, kota ikan, dan kota toleransi, tentu saja perlu memiliki produk unggulan yang bercirikan musik,ikan, dan budaya, sehingga pelatihan ini menjadi sangat penting karena akan menghasilkan produk -produk pangan kering, dalam berbagai jenis dan citarasa yang bercirikan Ambon,” tambahnya.

Baca Juga: Dua Kelompok Pemuda di Kudamati Terlibat Bentrok

Dijelaskan, alasan Pemkot menggandeng LP-TTG Malindo dalam pelatihan itu, karena telah memiliki reputasi dan pengalaman serta dipercaya oleh Pemerintah Pusat, dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Ditambahkan, hal itu sejalan dengan visi–misi Pemkot Tahun 2017-2022, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang difokuskan pada upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, dan memberdayakan ekonomi keluarga dan masyarakat menuju kemandirian yang kreatif, berbasis sumberdaya alam.

Untuk diketahui, pelatihan pengembangan produk unggulan daerah berbasis pagan lokal yang digelar Pemkot dan LP-TTG Malindo itu, akan dilakukan selama lima hari ke depan, dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang. (S-52)