PIRU, Siwalimanews – Pemerintah Kabupaten SBB, melaksanakan penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap dua, Rabu (10/2). Vaksinasi berlangsung di RSUD Piru, diberikan kepada para pimpinan OPD dan forkopimda.

Pemberian suntikan vaksin tahap dua ini, diberikan pertama kali kepada Sekda Mansur Tuharea, dilanjutkan dengan Kapolres AKBP Bayu Tarida Butar Butar, Ketua DPRD Abd Rasyid Lisaholith dan disusul para pimpinan OPD dan forkopimda, tokoh agama, serta tenaga kesehatan dan SDM kesehatan.

Namun, di tahap dua ini, lagi-lagi Wakil Bupati Timotius Akerina tak hadir sama seperti saat pelaksanaan perdana. Untuk itu orang nomor dua di Pemkab SBB itu, hingga saat ini belum menjalani vaksinasi.

“Alhamdulillah sejak dilaksanakannya pencanangan vaksinasi  tahap pertama hingga berlangsungnya tahap dua ini berjalan dengan sukses dan tidak ada reaksi apapun. Untuk itu saya atas nama pemda sampaikan bahwa, vaksin sangat berguna untuk kekebalan tubuh dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Maluku khusunya SBB,” ungkap Bupati dalam arahan singkatanya saat menghadiri vaksinasi tahap dua.

Menurutnya, vaksin ini tidak berbahaya, namun aman dan halal sesuai rekomendasi MUI. Buktinya sampai saat ini yang sudah divaksin tidak terlihat ada kejadian ikutan pasca imunisasi yang berbahaya.

Baca Juga: Mahasiswa UKIM Harus Jadi Pionir Vaksinasi Covid-19

Untuk SBB, jumlah yang sudah divaksin sebanyak 825 orang atau 66,48 persen, dari jumlah 1.241 nakes yang jalani vaksin. Bahkan sampai saat ini, capaian harian vaksinasi Covid-19 di SBB berada di posisi tertinggi dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Maluku.

“Untuk itu saya tegaskan, kepada masyarakat untuk sukseskan vaksinasi covid-19 di Bumi Saka Mese Nusa sambil tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk menghindari kerumunan. Semoga Allah SWT meridhoi upaya kita menjadikan SBB bebas Covid-19,” ucap Payapo. (S-48)