Pembayaran PBB di Pemkot Capai Rp 11,8 Miliar

AMBON, Siwalimanews – Kepala Bidang Pengelola PBB pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah kota Ambon, Djafar Marasabessy mengatakan, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Pemerintah Kota Ambon capai Rp. 11,8 miliar.

Menurutnya, seluruh wajib pajak telah melunasi pembayaran PBB berdasarkan batas waktu yang telah ditentukan yakni 31  September.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (6/11) Marasabessy menjelaskan, pencapaian tersebut memang sangat baik. Tetapi untuk target yang ditentu­kan tahun 2019 ini sebesar Rp 14 miliar lebih. Dengan begitu, masih tersisa lagi Rp 2.2 miliar yang harus dicapai pihaknya.

“Kalau dari laporan, Oktober sudah 84.11 persen jadi tinggal 15 persen lebih jadi dari Rp. 14.058 miliar  sehingga sisa Rp. 2.2 miliar,” katanya.

Dia menjelaskan, sejak jatuh tempo pembayaran PBB pada tanggal 30 September yang lalu,  pihaknya telah mela­kukan upaya yang lebih lagi untuk bisa mencapai target yang ditentukan.

Dikatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya jemput bola kepada wajib pajak sehingga tidak ada tunggakan yang dilakukan dalam tahun ini.

“Tetapi potensi yang ada masih me­lebihi, dan memang waktu sisa 2 bulan karena itu kita buat laporan mingguan, sehingga penagihan yang ada dapat dipantau dengan baik,” ujarnya.

Untuk penagihan, Marasabessy me­ngatakan, akan dimulai dari RT masing-masing staf untuk memastikan setiap wajib pajak yang ada membayar PBB kepada Pemerintah Kota Ambon. Meng­ingat, keterlambatan setiap bulannya dikenai denda sebesar 2 persen.

“Kita buat daftar kunjungan wajib pajak dalam satu hari itu kunjungi be­rapa wajib pajak dan bisa ditagih berapa banyak dan lainnya dan itu per minggu,” tuturnya.

Ia menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan memberikan surat ke tempat ibadah untuk dapat memberikan pengumuman kepada masyarakat terkait pembayaran PBB tersebut.

“Saya optimis apa yang dilakukan dapat mencapai target yang ditentukan karena pihaknya sudah bekerja secara optimal,” katanya. (S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *