AMBON, Siwalimanews – Kebijakan pemerintah daerah untuk mengalihkan anggaran menangani Covid-19, praktis berpengaruh kepada pembangunan sejumlah proyek fisik di Kota Ambon salah satunya proyek jalan Hutumuri.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Johny Wattimena mengaku, proyek pembangunan jalan di Hutumuri untuk tahun ini tak bisa dilanjutkan alias terhenti. Tak berlanjutnya proyek milik Dinas PUPR ini, dikarenakan seluruh anggaran infrastruktur termasuk proyek ini telah bergeser untuk penanganan Covid-19 di Kota Ambon.

“Kondisi jalan disana memang masih ditimbun dengan sirtu kasar. Untuk pengerjaan hotmix terhambat dengan adanya Covid-19, sebab anggarannya telah bergeser untuk penanganan Covid-19,” ungkap Wattimena kepada wartawan di Ambon, Selasa (7/7)

Dijelaskan, adanya pergeseran anggaran ke penanganan Covid-19 ini juga, bukan atas usul inisiatif dinas yang menanganinya atau DPRD. Namun, perintah tersebut sesuai surat edaran Mendagri dan Menteri Keuangan.

“Jadi refocusing itu atas perintah Mendagri dan Menkeu. Makanya, pekerjaan jalan Hutumuri jadi terhambat,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD-Pemprov Belum Sepakat Besaran Modal Penyertaan

Politisi Gerindra itu mengaku, selain penyelesaian hotmix, pembangunan fasilitas lain seperti gorong-gorong dan jembatan di kawasan itu juga terhambat.

“Kita nanti akan bahas di APBD perubahan. Kita dorong sedikit anggaran untuk pembuatan gorong-gorong. Sebab, hujan belakang ini menyebabkan warga sekitar merasa cemas,” paparnya.

Sementara untuk pekerjaan jembatan dan fasilitas lain kata dia, akan diupayakan masuk pada APBD 2021 mendatang.

“Mudah-mudahan di perubahan kita bisa dorong sedikit untuk bangun gorong-gorong, sehingga tidak mengancam warga, tapi kalau itu sudah terselesaikan maka semuanya dialihkan ke angaran 2021,” ujarnya. (Mg-5)