AMBON, Siwalimanews – Anggota legislatif baik DPR maupun DPD RI akan menyampaikan langsung perkembangan rencana pembangunan Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional kepada Pemerintah Provinsi Maluku.

Hal ini diungkapkan anggota DPR RI dapil Maluku Hendrik Lewerissa kepada Siwalimanews di Ambon, Senin (7/3) menindaklanjuti hasil pertemuan dengan pemerintah pusat terkait dengan persoalan pembangunan dua proyek strategis tersebut.

Lewerissa mengaku, sejak awal tahun 2022, seluruh wakil rakyat, baik DPR RI dan DPD RI telah sepakat untuk memperjuangkan dua pembangunan proyek strategis ini yang didahului dengan mendengarkan langsung penjelasan pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi.

“Soal Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional ini memang sejak awal tahun itu kita sudah konsen untuk memperjuangkan, makanya kita langsung mendatangi Kemenko Maritim dan Investasi dan telah dijelaskan secara jelas terkait dengan rencana pembangunan tersebut,” ungkap Lewerissa.

Sesuai dengan penjelasan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, ungkap Lewerissa, ternyata ada sejumlah permasalahan yang membuat kedua proyek strategis nasional ini terkesan berjalan lamban dari harapan masyarakat Maluku, khususnya yang ada di Negeri Waai dan Liang.

Baca Juga: Laturiuw Ajak Masyarakat Baguala Manfaatkan Dana CSR

Bahkan, pihaknya telah bertemu langsung dengan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Suharsono Monoarfa, guna menanyakan langsung perkembangan dua proyek bernilai triliunan rupiah tersebut,  dan ternya benar, permasalahan yang dihadapi sama.

Terhadap semua permasalahan yang disampaikan pemerintah pusat tersebut, seluruh anggota DPR dan DPD RI telah sepakat untuk menyampaikan langsung kepada Pemprov Maluku guna mencarikan solusi jika memang pemda menginginkan kedua proyek tersebut berjalan.

“Masalah yang menjadi kendala, memang kita sudah tahu, dan kita sepakat dalam waktu dekat ini, kita semua akan menyampaikan secara resmi kepada Pemprov Maluku untuk dicarikan solusinya,” jelas Lewerissa. (S-20)