AMBON, Siwalimanews – Rute pelayaran kapal penumpang PT Pelni KM Ngapulu akhirnya berubah pasca Pelabuhan Kaimana dan Fak-Fak Provinsi Papua melakukan penutupan pelabuhan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala PT Pelni Cabang Ambon, Santos kepada Siwalima melalui telepon selulernya Sabtu (14/1) mengatakan, selama ini pelayaran kapal penumpang PT Pelni yakni KM Ngapulu berlayar di perairan Maluku terutama pada jalur Ambon dan menuju beberapa pelabuhan di Maluku Tenggara sampai dengan Papua yakni Fak- Fak dan Kaimana. Hanya saja, setelah Papua menutup pelabuhan, rute kapal tersebut berubah.

“Jadi nanti besok (kemarin), KM Ngapulu akan tiba di Ambon dari Pelabuhan Bau-Bau sesuai rute semula. Kapal akan melanjutkan  perjalan ke Banda-Tual-Dobo, karena Pelabuhan Kaimana dan Fak-Fak tutup rutenya berubah langsung balik ke Tual-Banda-Ambon  lalu melanjutkan pelayaran ke pelabuhan- pelabuhan kawasan Barat seperti rute semula.

Untuk KM Ngapulu akan masuk pelabuhan Yos Sudarso Ambon dari pelabuhan Bau-Bau, setelah nantinya tiba di Ambon terjadi juga perubahan rute dari semula. Santos mengaku, untuk KM Ngapulu tidak menyinggahi pelabuhhan Kaimana dan Fak- Fak karena sudah ditutup pelabuhan –pelabuhan tersebut oleh pemerintah Papua.

“Untuk KM Ngapulu tidak singgah lagi di Kaimana dan Fak-Fak, karena pelabuhannya sementara ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Santos.

Baca Juga: Patty: Ekspor Ikan Tuna Turun, Harga Anjlok

Ia menjelaskan,seandainya jika ada penumpang yang sudah terlanjur untuk membeli tiket tujuan Kaimana dan Fak-Fak bisa datang membatalkan tiket di kantor PT Pelni. “Jika ada penumpang yang sudah terlanjur beli tiket bisa datang ke kantor pelni  dengan membawa identitas masing  masing  untuk pembatalan tiket,” himbaunya.

Dikatakan,KM Ngapulu dari Ambon nanti hanya sampai di Pelabuhan Dobo langsung kembali menuju Tual-Banda- Ambon dan akan dilanjutkan ke pelabuhan-pelabuhan kawasan barat seperti rute selama ini .

“KM Ngapulu hanya sampai di pelabuhan Dobo tapi tidak menurunkan penumpang hanya barang-barang yang diturunkan, setelah itu kembali lagi ke Tual-Banda Ambon dan seterusnya sampai ke Jakarta lagi,” pungkasnya. (Mg-5)