AMBON, Siwalimanews – Tingginya angka penyebaran Covid-19 di Maluku, membuat pihak kepolisian memperpanjang Operasi Aman Nusa II hingga 31 Oktober mendatang. Perpanjangan operasi ini sebagai upaya untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19.

Wakapolda Maluku Brigjen Jan de Fretes, dalam arahannya saat memimpin rapat anilasa dan evaluasi (Anev) Operasi Aman Nusa II Siwalima Polda Maluku, meminta agar dalam perpanjangan waktu operasi ini jajarannya mengikuti STR Kapolda Maluku No: STR 238/VII/OPS.2/2020 tentang pedoman pencegahan dan penanganan Corona Virus  Disease.

“Perpanjangan waktu operasi harus di manfaatkan sebaik mungkin. Jajaran diminta betul-betul melakukan sosialisasi agar dalam pelaksanaan penanganann di lapangan nanti tidak dihadapkan dengan persoalan teknis,” pinta Wakapolda.

Ditempat yang sama, Dansat Brimob, Kombes M Guntur juga minta jajaran termasuk di daerah untuk gencar melakukan pengawasan dan pencegahan guna mencegah munculnya klaster baru.

“Perbanyak pemeriksaan laboratorium terutama di kabupaten/kota dengan peningkatan kasus baru. Waspada potensi klaster baru (perkantoran, rumah ibadah, acara – acara sosial ), perkuat koordinasi lintas Kabupaten/kota. pemberdayaan masyarakat-relawan Covid 19, desa tangguh dan monitoring implementasi isolasi mandiri pada kasus konfirmasi yang tanpa gejala atau gejala ringan,” pinta Dansat.

Dansat memaparkan, jumlah kasus yang terpapar positif covid saat ini 1.832 jiwa, Jumlah kasus yang terpapar dari minggu ke 22 sampai ke 23 mengalami kenaikan 20 Kasus dengan jumlah pasien sembuh mencapau 1.154 jiwa dengan  presentasi dari minggu ke 22 ke minggu 23 mengalami kenaiakan 50 pasien.

Sementara untuk pasien meninggal Dunia dari minggu ke 22 ke minggu 23 masih tetap di angka 33 pertanggal 31 Agustus. Angka ini  menurutnya mengharuskan kesigapan satgas dalam menekan kenaikan jumlah kasus terpapar. (S-45)