Nasabah Korban Faradiba Lapor Polisi

AMBON, Siwalimanews – Kasus Faradiba Yusuf, aktor utama pembobol uang  milik nasabah BNI Cabang Ambon,  perlahan mulai terungkap. Satu per satu nasabah yang menjadi korban melapor ke pihak kepolisian dalam hal ini pihak Ditreskrimsus Polda Maluku.

Pantauan Siwalimanews, di Ditreskrimsus, Rabu (30/10) nasabah BNI atas nama Ariani, yang menjadi korban Faradiba, mengaku, mengalami kerugian Rp.300 juta. Dana tersebut ia berikan kepada Faradiba, untuk kepentingan deposito. Namun hingga jatuh tempo oengambilan uang tersebut tak kunjung diberikan.

“Uang yang kita setor awalnya 390 juta, di janjikan dengan bunga dan cash back dan yang baru di kembalikan 300 juta,”jelas suami korban yang enggan namanya di publikasikan, kepada Siwalimanews di Ditreskrimsus Polda Maluku.

Menurutnya, untuk mendapat kejelasan pihaknya sempat menanyakan langsung hal itu kepada Faradiba, namun Faradiba menjanjikan akan mengembalikan uang tersebut pada 15 Oktober, namun hingga tanggal ditentukan uang yang dijanjikan tak kunjung dikembalikan.

Hal itu membuat korban kecewa, ditambah pemberitaan media terkait pembobolan yang dilakukan Faradiba, membuat korban memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisian.

“Dijanjikan bayar oleh faradiba tanggal 15 oktober tapi sampai tanggal itu tidak di bayar bayar, dan tidak lama muncul pemberitaan soal pembobolan sehingga saya dan istri pilih lapor polisi,”ungkapnya.

Atas laporan tersebut, Ariani kini menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku.

“Pemeriksaan dilakukan sejak kemarin (Selasa-Red) dan  hari ini Rabu (30/10) kita di panggil untuk pengambilan keterangan lanjutan,” ucapnya. (S-45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *