PIRU, Siwalimanews – Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Seram Bagian Barat (SBB) Kecamatan Huamual Kabupaten SBB menggelar sosialisasi penanggulangan Covid -19, dengan tujuan untuk memberikan pedoman yang jelas bagi siswa-siswi agar dapat memahami serta mengetahui tindakan yang aman melalui pencegahan, deteksi dini dan pengendalian Covid-19 di sekolah.

Sosialisasi tersebut dihadri oleh Kepala Sekolah Abd. Rahim Talia, para guru , orang tua murid, dan siswa-siswi MIN 1 SBB, dengan menghadirkan pemateri dari tenaga kesehatan Puskesmas Talaga Kambelu Hanafi Basami, yang  berlangsung di Gedung sekolah, belum lama ini.

Kepala Sekolah dalam arahan singkatnya menjelaskan, pihaknya menggelar sosialisasi ini karena kekhawatiran dari orang tua siswa. Untuk itu sosialisasi kepada siswa dan orang tua murid ini terkait pencegahan virus corona.

Bukan saja melalui sosialisasi, tapi pihak sekolah juga mengeluarkan himbauan agar siswa membawa sabun cuci tangan masing-masing karena jika disediakan dari sekolah, dikuatirkan penumpukan virus atau bakteri di botol sabun, dan sekolah juga sudah menyediakan beberapa wastafel yang tersebar di halaman depan, depan kantor guru, dan depan kelas-kelas. Hal tersebut sesuai dengan protokol kesehatan.

Kepsek mengingatkan, cara-cara pencegahan covid-19 diantaranya adalah cuci tangan, pakai sabun, gerakan masyarakat hidup sehat, serta etika batuk dan penggunaan masker.

Baca Juga: Polres Gelar Deklarasi Kepatuhan Protokol Kesehatan<p><span style='font-size:14px;'>Gandeng Forkopimda Malteng</span></p>

“Siswa harus diberi pengertian mengenai masa inkubasi virus selama 14 hari dan pengertian terkait social distanding, sehingga Kepsek berharap dari terselenggaranya kegiatan ini, sosialisasi pencegahan covid-19 ini dapat lebih tersebar luas di masyarakat sehingga dapat memahami dan dapat melakukan pencegahan secara dini,” katanya.

Selain itu, dalam materi yang disampaikan Hanafi Basami menjelaskan, terkait dengan penanganan dan pencegahan covid-19 sangatlah penting, karena virus bisa dijumpai dimana saja dalam kondisi aktif, maka pencegahan bisa dimulai dari hal yang paling sederhana yaitu menggunakan masker jika sakit, makan makanan yang sehat,  untuk menjaga imun tetap baik, cuci tangan, dan menjaga kontak dengan hewan. Jika batuk atau bersin wajib menutupi mulut dengan tisu atau sapu tangan jika terpaksa.

“Hal ini bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus. Sebab wabah penyakit corona ditetapkan sebagai kedararutan kesehatan masyarakat yang merasahkan dunia tak kecuali SBB,” katanya. (S-48)