DOBO, Siwalimanews – Akibat mati mesin di tengah laut, motor kayu asal Desa Murai, Kecamatan Aru Tengah dengan tujuh penumpangnya terombang-ambing di laut  Lau-Lau., Jumat (21/1).

Kepala Pos SAR Aru R Loppies kepada Siwalimanews di Dobo, Sabtu (22/1) menjelaskan, setelah mendapatkan lapron adanya kapal yang mati mesin ditengah laut, tim rescue unit siaga SAR Aru sekitar pukul 12.55 WIT didukung dua personel Pol Airud Polres Aru menggunakan RIB menuju kejadian.

“Lokasi pencarian kapal naas ini pada koordinat 5°57’37.50″S- 134°14’36.05″E jarak 12.19 NM heading ± 173.65° arah selatan Dobo, estimasi tiba di lokasi kejadian pada TW. 0121 13.25  WIT,” ungkap Lopies.

Kemudian pada pukul 13.30 WIT tim rescue unit siaga SAR Aru beserta potensi SAR, berhasil menemukan kapal kayu yang mengalami mati mesin, dengan jumlah penumpang tujuh orang, di sekitar perairan Desa Lau Lau, kemudian para penumpangnya dievakuasi menuju Dobo.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Naik, Ini Penjelasan Disperindag

Ketujuh penumpang tersbeut yakni, Frangki Tarpono (29),      Darlin Koipui (30), Peres Koipui (21), Yohanis Tarpono (22), Samuel Tarpono (28), Melita Koipui (25) dan Atika Kalarborbir (22).

“Seluruh korban selamat  dan kini telah dievakuasi ke Dobo,” jelasnya.

Dengan ditemukannya para korban ini, maka operasi SAR dinyatakan selesai, sehingga diajukan untuk ditutup, dan kepada unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing.masing. (S-25)