AMBON, Siwalimanews – Masyarakat Kota Ambon diminta tidak menolak vaksin yang direncanakan akan diberikan oleh pemerintah pusat, untuk memprotek warga dari bahaya penyebaran Covid-19 di Kota Ambon.

Untuk membahas penyaluran vaksin tersebut, maka beberapa pekan lalu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy melakukan pembahasan dengan Kantor Staf Kepresidenan, Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, dan Menteri Kominfo.

Juru Bicara Covid-19 Kota Ambon, Joy Adrianz mengatakan, dalam pertemuan dimaksud, pembahasan terkait penolakan vaksin masih marak tak terkecuali di Kota Ambon, sehingga langkah peringatan ini diberikan Pemkot kepada warga kota, agar tidak takut terkait dengan tingkat kehalalan serta bahaya penyebaran akibat vaksin.

“Masih ada juga masyarakat yang melakukan penolakan terhadap vaksin, yang akan disalurkan. Nah, dalam pertemuan tersebut, sudah dijelaskan secara detail jadi masyarakat jangan takut,” pintanya.

Adriaansz mengungkapkan, vaksin covid-19 tersebut menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), dianggap halal, sehingga masyarakat diminta untuk jangan khawatir ketika nantinya akan diberikan vaksin.

Baca Juga: Kota Ambon Masih Zona Orange

“Pak Walikota, telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Pusat. Dan ternyata vaksin tersebut halal,” yakinnya.

Adrianz juga menjelaskan, pemerintah pusat sudah melakukan langkah uji coba bahkan sebanyak tiga kali untuk mengetahui akurasi serta efek yang dimilki dari vaksin tersebut, sehingga Adriaansz meminta warga Kota Ambin tidak perlu khawatir dan meragukan vaksin tersebut, sebab tidak akan merugikan.

“Sudah dijelaskan, dari sisi medis telah dijamin. Vaksin ini sudah dilakukan uji coba sebanyak tiga kali dan hasilnya, ternyata vaksin itu bisa dapat memberikan penyembuhan bagi pasien,” katanya. (Cr-6)