AMBON, Siwalimanews – Mahasiswa KKN Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) angkatan 50 tahun akademik 2020/2021, yang tergabung dalam kelompok 27 berbagi bersama masyarakat di Desa Rambatu, Kecamatan Inamosol, Kabupaten SBB.

Selama melakukan KKN PPM di Desa Rambatu, sejumlah program yang telah dilakukan ditengah masyarakat yakni, pemasangan baliho pencegahan Covid-19, Senin (19/10); sosialisasi bagi siswa SMAK Samabuwey, Rabu (21/10); pembagian masker bagi siswa dan pemerintah serta gereja, Rabu (21/10); dan penanaman tanaman jangka panjang dan jangka pendek di kebun jemaat Desa Rambatu, Jumat (23/10).

Instruktur kelompok 27, Simson Natten mengatakan, pelaksanaan KKN PPM tahun 2020 di Desa Rambatu memiliki tujuan dan manfaat yakni, mahasiswa mampu mengintegrasikan kemampuan akademik dan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat Desa Rambatu; mahasiswa melalui pengalaman pengabdian mampu meningkatkan wawasan, sikap serta perilaku sosial secara baik melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat; mahasiswa dapat memiliki rasa tanggung jawab dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat serta mengembangkan potensi memberdayakan masyarakat melalui pemilihan program-program yang dilaksanakan demi meningkatkan kualitas hidupnya berdasarkan temuan kebutuhan di masyarakat.

“Sasaran yang dicapai adalah mahasiswa sebagai calon penerus pembangunan, perguruan tinggi tempat mahasiswa belajar secara formal dan masyarakat maupun pemerintah daerah yang menjadi tempat mahasiswa belajar formal maupun informal,” ujarnya, kepada Siwalima, di Ambon, Sabtu (14/11).

Dijelaskan,  saat melakukan KKN PPM itu sejumlah masalah yang ditemukan berdasarkan data hasil analisis di lapangan antara lain, kurangnya kepedulian dan pengetahuan masyarakat Rambatu tentang penggunaan masker dalam kehidupan sehari-hari, yang mana sesuai anjuran pemerintah dalam mengatasi Covid-19 , masyarakat yang melaksanakan aktivitas di luar rumah harus memakai masker tapi kenyataannya tidak memakai masker sebagaimana anjuran pemerintah itu.

Baca Juga: INPEX Tolak MBD Masuk dalam Amdal Blok Masela

Selain itu, lanjut Natten, kurang adanya kepedulian masyarakat Desa Rambatu dalam pencegahan Covid-19.

“Dengan adanya permasalahan-permasalahan tersebut maka solusinya, kami melakukan sosialisasi penggunaan masker untuk mengurangi dampak Covid-19 dan pembuatan spanduk untuk menghimbau masyarakat tentang bahaya Covid-19 di Desa Rambatu,” jelasnya.

Natten juga membeberkan, jumlah penduduk Desa Rambatu sebanyak 1.036 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 540 jiwa, perempuan 496 jiwa serta jumlah kepala keluarga sebanyak 346.

“Adapun potensi yang dimiliki oleh masyarakat Desa Rambatu dan sudah dimanfaatkan secara optimal yakni potensi sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), dan potemsi sumber daya sosial (SDS),” terangnya.

Natten menambahkan, dari seluruh rangkaian program KKN-PPM di Desa Rambatu telah terlaksana dengan baik dengan harapan segala program yang telah dilaksanakan dan telah mendapatkan respons yang baik itu dapat dipertahankan.

“Kami berharap berbagai program yang telah kami laksanakan itu dapat diterima dan terus dilanjutkan oleh masyarakat dan kami juga meng­ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan perangkat desa yang telah membantu dan berpartisipasi sehingga suksesnya program kami ini,” ucap Natten. (S-16)