AMBON, Siwalimanews – Walaupun sejumlah cara serta program yang dibuat oleh Gugus Tugas Maluku maupun kabupaten/kota di Provinsi Maluku, namun sampai saat ini lonjakan kasus Covid-19 belum juga dapat dikendalikan.

Bahkan, hari ini saja tercatat adanya penambahan 89 kasus baru, dengan rincian 80 kasus dari Kota Ambon, 3 kasus dari Kabupaten Malteng, 3 kasus dari Malra, 1 kasus dari SBB, 1 kasus dari Kabupaten Tanimbar dan 1 kasus dari Kota Tual.

“Penambahan 89 kasus baru ini, maka jumlah kasus Covid di Maluku bertambah menjadi 2.316 kasus naik dari sebelumnya 2.227 kasus. Jumlah ini merupakan akumulasi dari 881 pasiend alam perawatan, 1.399 pasien sembuh dan 36 pasien meninggal,” rinci Ketua Harian Gugus Tugas Maluku Kasrul Selang kepada wartawan di Kantor Gubernur, Kamis (10/9).

Adapun 80 pasien baru asal Ambon yakni, SWS (25) perempuan, MK (33) perempuan, FN (40) perempuan, JS (40) laki-laki, R (27) laki-laki, BP (61) perempuan, AAL (20) perempuan, EL (21) laki-laki, PB (52) laki-laki, DK (61) laki-laki, RR (17) laki-laki, AT (34) laki-laki, MRL (23) laki-laki,PS (30) perempuan, OO (31) laki-laki, AL (46) perempuan, TM (26) perempuan, BT (31) laki-laki, MM (44) perempuan, AO (41) laki-laki dan TM (23) perempuan serta IRF (19) perempuan.

Selain itu, RB (55) perempuan, MSN (63) laki-laki, SAS (21) laki-laki, HML (22) laki-laki, JS (38) laki-laki, LR (43) laki-laki, NM (19) perempuan, Z (20) laki-laki, VRM (29) perempuan, T (52) perempuan, AW (37) laki-laki, TPL (10) perempuan, DRM (37) laki-laki,WO (19) perempuan, VSA (22) perempuan, GOM (20) laki-laki, AME (12) perempuan, JL (17) perempuan, PBU (14) perempuan, EFL (40) perempuan, BT (33) laki-laki dan EP (48) perempuan serta MJK (23) laki-laki.

Baca Juga: Kasrul: Dua Pimpinan OPD Pemprov Terpapar Covid-19

Kemudian, HN (57) perempuan, AMS (39) laki-laki, GDP (19) perempuan, AHB (55) perempuan, AA (15) laki-laki, EP (20) perempuan, NA (36) perempuan, IAL (25) laki-laki, JFH (59) perempuan, AT (41) perempuan, LSR (60) perempuan, VIL (15) perempuan, EGK (17) laki-laki, MMR (36) perempuan, FAM (18) laki-laki, HL (55) laki-laki, HA (63) perempuan, AD (27) laki-laki, VT (46) perempuan, AL (56) perempuan, MHO (37) laki-laki, AI (27) laki-laki dan AN (14) laki-laki serta LT (33) perempuan.

Selanjutnya, WO (51) perempuan, ZJT (70) laki-laki, YH (19) laki-laki, RHB (40) laki-laki, MT (46) perempuan, IAL (53) perempuan, NYD (25) perempuan, TSL (21) laki-laki, RMR (18) laki-laki, FJB (18) laki-laki, CJT (57) perempuan.

“Sementara 3 pasien asal Malteng yakni Y (41) laki-laki, P (44) laki-laki dan NF (25) laki-laki. Untuk satu pasien asal SBB yakni DI (36) laki-laki,” rinci Kasrul.

Untuk 3 kasus baru asal Malra masing-masing, YNT (37) laki-laki, NRM (18) perempuan dan FS (21) laki-laki. Sedangkan 2 pasien lainnya yakni EM (48) perempuan (Tual) dan JPM (23) laki-laki (Tanimbar).

Sedangkan 881 pasien dalam perawatan saat ini terdiri dari, Kota Ambon 778 pasien, Kabupaten Malteng 44 pasien, Kota Tual 24 pasien, Malra 20 pasien, SBB 7 pasien, Buru 4 pasien, MBD 2 pasien dan Tanimbar 2 pasien.

“Suspek tak berubah tetap 463 yang terdiri dari 461 suspek asal Kota Ambon, dan 2 suspek asal Maluku Tengah,” ucap Kasrul.(S-39)