AMBON, Siwalimanews – Puluhan rumah milik warga yang berada di beberapa kecamatan di Kabupaten Maluku Barat Daya, rusak akibat mengalami bencana longsor dan banjir.

Kejadian yang disebabkan curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari terakhir ini, telah mengakibatkan luapan dari air sungai dan juga longsor.

Plt Kepala BPBD Kabupaten MBD, Dalma Eoh kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Kamis (30/6) menjelaskan, kejadian bencana alam tersebut sampai dengan saat ini baru terdata terjadi di tiga titik, masing-masing Dusun Rumkuda, Desa Jerusu, Kecamatan Kepulauan Romang dan Desa Wulur Kecamatan Damer.

“Sejauh ini berdasarkan laporan dari camat, baru tiga titik lokasi bencana, dan sudah kami perintahkan untuk dilakukan pendataan lebih lanjut guna memastikan daerah terdampak banjir dan tanah longsor,” ungkap Dalma.

Berdasarkan laporan yang diterima sampai dengan saat ini kata dia, belum ada korban jiwa akibat dari bencana banjir maupun tanah longsor, tetapi untuk korban harta benda ditafsir mencapai puluhan rumah milik masyarakat setempat.

Baca Juga: Sampah Masih Jadi Momok bagi Pemkot

Tak hanya rumah warga, bencana alam yang terjadi juga telah menghancurkan fasilitas penyeberangan, seperti jembatan di Desa Jerusu Kecamatan Kepulauan Romang.

“Terhadap kejadian kita kita dari BPBD telah minta pak Bupati keluarkan status darurat bencana, sehingga langkah-langkah penanganan bencana lanjut dapat dilakukan,” ujarnya.

Namun, sambil menunggu penetapan status darurat bencana diterbitkan kata Dalma, BPBD telah meminta seluruh camat, baik yang berada di lokasi bencana maupun tidak, untuk menggunakan seluruh potensi bantuan yang ada, baik di tingkat kecamatan maupun desa masing-masing untuk tanggap darurat.

Sampai dengan saat ini, BPBD MBD masih terus melakukan koordinasi dan memantau langsung lokasi di tiga titik bencana tersebut, agar dapat diambil langkah-langkah selanjutnya. (S-20)