Lantamal IX Bekali Mahasiswa Malang dengan EML

 

Ambon, Siwalimanews – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon membekali mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang Prodi Keperawatan Blitar dengan materi teknik evakuasi medis laut (EML).

Pembekalan kepada mahasiswa ini bertujuan agar setiap mahasiswa mampu memberikan pertolongan, apabila terjadi penanganan kegawatdaruratan di air. Pemateri dalam kegiatan ini Ketua Tim Koordinator EML Rumkital dr FX Suhardjo Lantamal IX Ambon, Kapten Laut (K) Agus.

“Mahasiswa semester dua Prodi Keperawatan Blitar yang ikut pelatihan ini sebanyak 109 orang. Seluruh kegiatan dikemas dalam bentuk pengabdian alumni Poltekkes Kemenkes Malang kampus tiga Blitar,” ungkap pihak Dinas Penerangan (Dispen) Lantamal IX Ambon dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Rabu (6/11).

Dikatakan, materi yang disampaikan TIM EML Lantamal IX berupa, pengenalan peralatan yang digunakan untuk evakuasi korban di tengah laut dan penjelasan materi EML dengan katagori EML secara perorangan serta secara kelompok/tim.

Dalam penyelamatan perorangan, mahasiwa diajarkan bagaimana menolong korban yang tenggelam dengan cara berenang dari tepian kemudian membawa korban ketempat aman dengan memegang tangan kanan korban serta memutarnya berlawanan arah jarum jam.

“Sedangkan evakuasi secara tim, dilakukan dengan salah seorang penyelamat berenang terlebih dahulu untuk mengamankan korban dari dalam air, kemudian tiga orang lainnya menyusul dengan membawa tandu air untuk membawa korban ke darat,” urai pihak Dispen.

Selain itu, masih dalam rilis tersebut, mahasiswa juga diberikan materi pengenalan tentang terapi iperbarik oksigen Chamber Hyperbarik Rumkital dr FX Suhardjo Lantamal IX, sebagai tindak lanjut dari evakuasi korban tenggelam.

Sementara itu, Kepala Rumkital dr.F.X. Suhardjo Lantamal IX Letkol Laut (K) dr Ali Setiawan menjelaskan, seiring perkembangan dan persaingan kualitas dibidang pelayanan kesehatan, kebutuhan tenaga perawat juga semakin meningkat.

“Tenaga perawat tidak hanya dituntut untuk terampil, namun juga harus mempunyai kemampuan yang profesional,” ujarnya.

Diharapkan pelatihan yang diberikan oleh tim EML Rumkital dr FX Suhardjo Lantamal IX Ambon dapat menjadi bekal nantinya apabila diperlukan pertolongan korban tenggelam dan mahasiswa memiliki keahlian dibidang kesehatan bahari serta dapat diaktualisasikan untuk lahirkan tenaga kesehatan berwawasan bahari yang mampu menerapkan prinsip-prinsip keselamatan dan penyelamatan di laut,” harapnya. (S-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *