AMBON, Siwalimanews – Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Ambon Brury Nanulaita menjelaskan, lahan TPU Nania belum memasuki tahap transaksi.

“Lahan yang ada di Nania itu sementara di proses antara Pemerintah Kota dengan pihak yang punya. Proses tersebut belum sampai ke tahap transaksi,” jelas Nanulaita kepada Siwalima, Sabtu (21/3) melalui telepon selulernya.

Menurut Nanulaita, apabila transaksi telah berjalan maka proses dapat terlaksana, namun hingga hari ini belum juga terlaksana.

“Persoalan penyelesaian dengan pemilik lahan kan belum terjadi transaksi, kalau sudah transaksi Pemerintah Kota telah membayar ke pihak yang punya lahan baru, setelah itu kami dapat siapkan dengan baik. Kondisi sampe hari ini belum dibayar sampai hari ini, sehingga kami tidak bisa berbuat apa-apa,” tuturnya.

Dijelaskan, Dinas PRKP belum bisa melakukan apapun, karena belum dilakukan transaksi, jika sudah maka pihaknya akan mengambil tindakan.

Baca Juga: Status ODP di Maluku Bertambah

“Tapi sepanjang belum bayar bagaimana bisa kami mengoprasikan tanahnya orang,” ujarnya.

Nanulaita mengungkapkan, untuk mengkonfirmasi kapan terjadi transaksi harusnya tim pembebasn lahan yang diketuai oleh Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru.

“Jadi kalau mau tanya kapan terjadi transaksi, itu ada tim pembebasan lahan. Tim pembebasan lahan diketuai oleh Pak Sekot,” ungkapnya.

Lahan Nania

Nanulaita juga mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan lahan di nania untuk dijasikan tempat pemakaman. “Sementara ini dinas sedang cari lahan untuk dibuat lahan TPU, lagi berproses di nania lahan itu sementara diproses ini sudah sampai dalam tingkat apparcial yang lagi menilai kewajaran harga,” katanya.

Ia berharap, dalam waktu dekat lahan ini sudah bisa di fungsikan untuk TPU. “Daerah itu merupakan daerah kosong tanpa rumah penduduk. Semoga dalam waktu dekat terjadi transaksi, lalu kami selaku dinas teknis bisa mulai siapkan itu. akses TPU yang di persiapkan di nania tepat di pinggir jalan,” katanya sembari menambahkan lahan TPU Hunut seluas 3 hektar. (Mg-6)