NAMROLE, Siwalimanews – Komisi Pemberantasan Korupsi terus melanjutkan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait dugaan gratifikasi sejumlah proyek di Kabupaten Buru Selatan Tahun 2011-2016.

Informasi yang dihimpun Siwalimanews mengungkapkan, sejumlah saksi yang diperiksa KPK hari ini, Rabu (22/7) di Kantor BPKP Perwakilan Maluku di Ambon diantaranya  mantan Kadis PU Bursel Vence Kolibongsa, Staff Direktur CV Venny Henny Loppies.

“Para saksi yang diperiksa hari ini diantaranya ialah pak Vence Kolibongso dan anak buah Ivana Kwelju bernama Henny Loppies,” ujar sumber tersebut yang enggan namanya dipublikasikan.

Sumber ini mengaku, tak tahu secara persis siapa saksi lain yang turut diperiksa bersama Vence dan Henny.

“Ada lagi, tapi yang saya tahu siapa mereka yang pasti itu pak Vence dan ibu Henny,” ucapnya.

Baca Juga: Korban Penggelapan Mobil Akui Kasihan Saat Ditawari Terdakwa

Sumber inipun mengaku, pemeriksaan saksi lain oleh KPK masih akan berlanjut nanti pada Kamis (23/7) diantaranya ASN Bursel.

Sebelumnya pada Selasa (21/7) KPK juga memeriksa tiga  kontraktor di Kantor BPKP Maluku, mereka adalah, Direktur Utama CV Venny, Ivana Kwelju dan staf serta salah satu ASN Kabupaten Buru Selatan.

Sejumlah kontraktor juga dicecar pada, Senin (20/7). Pemeriksaan dilakukan oleh enam penyidik KPK dan dipusatkan di Kantor BPKP Perwakilan Maluku.

Para kontraktor yang diperiksa yakni Direktur Utama PT Beringin Andreas Intan alias Kim Fui, Direktur Utama PT Dinamika Maluku Rudy Tandean alias Atong dan Direktur CV Venny, Ivana Kwelju.

Para kontraktor itu diperiksa sebagai saksi, karena turut menggarap proyek infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan dalam kurun waktu tahun 2011-2016. (S-35)