AMBON, Siwalimanews – Kodam XVI Pattimura memusnahkan ratusan pucuk senjata api rakitan sisa konflik 1999 silam.

Pemusnahan ratusan senjata api yang dipusatkan di halaman Makodam XVI Pattimura, Senin (5/10) dilakukan usai upacara memperingati HUT TNI ke-75 tahun 2020.

Pagdam XVI Pattimura Mayjen Agus Rohman,Gubernur Maluku Murad Ismail, Kapolda Maluku Irjen Baharudin Djafar dan Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimurry diberi kesempatan pertama untuk melakukan pemusnahan.

Selanjutnya diikuti oleh Danrem 151 Binaiaya, Danlantamal IX Ambon, Kejati Maluku, serta Danlanud Pattimura.

“Dalam rangka Hut TNI  ke-75 Kodam XVI Pattimura memusnahkan ratusan senjata api rakitan di wilayah Korem 151/Binaya. Untuk senjata rakitan laras panjang yang dimusnkahkan sebanyak 340 pucuk, laras pendek 208 pucuk, 12 buah laras rakitan, Basoka rakitan 1 buah dan pelontar bom rakitan 1 buah,” rinci Pagdam dalam keterangan persnya di Makodam Pattimura, usai pemusnahan.

Baca Juga: TNI dan Polri Hadapi Medan Terjal di TMMD

Sementara untuk wilayah Korem 152/Babullah antara lain, senjata rakitan laras panjang sebanyak 131 pucuk, laras pendek 50 pucuk, laras senjata rakitan 5 pucuk dan tabung peluncur rakitan sebanyak 16 buah.

Ratusan senjata yang dimusnahkan hari ini, diperoleh personel Kodam Pattimura dari sisa konflik 1999 silam ini dimusnahkan bertepatan dengan momen HUT TNI ke-75, sehingga diharapkan, kedepan masyarakat semakin percaya dan berkomitmen bersama aparat kepolisian menjaga kamtibmas sehingga daerah ini aman dan nyaman.

“Kami himbau untuk masyarakat dengan kesadaran yang tinggi dapat langsung menyerahkan senjatanya kepada kami,” himbau Pangdam.

Gubernur Maluku Murad Ismail pada kesmepatan itu, memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang dapat mengumpulkan sebanyak 700 lebih.

“Pemeritah daerah juga menyampaikan terima kasih karena sebagian besar, masyarakat sudah dapat memberikan senjata-senjata rakitan dengan sukarela kepada aparat keamanan,” tutupnya. (Mg-5)