AMBON, Siwalimanews – Upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan Gugus Tugas Covid-19.

Penggalangan relawan kesehatan untuk membantu Gugus Tugas Covid-19 dan Tim Medis dilakukan oleh pemerintah daerah mengantisipasi terbatasnya tenaga kesehatan dalam penanganan masalah covid-19.

Informasi pendaftaran selama sehari yang disampaikan melalui media-media sosial pada Selasa, 31 Maret 2020 telah menghasilkan pendaftar yang memenuhi persyaratan sebanyak 38 orang tenaga kesehatan non PNS/non Tenaga Kontrak Daerah yang sementara berada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, untuk menjadi relawan kesehatan covid-19 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Mereka yang mendaftar sebagai relawan terdiri dari 1 orang Dokter Umum, 1 orang Sarjana Kedokteran Gigi, 17 orang Perawat Ners, 11 orang lulusan D3 Keperawatan, dan 8 orang lulusan Kebidanan.

Bupati Kepulauan Tanimbar dalam arahannya pada pertemuan bersama 38 orang relawan yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan dan dr. Lusy Felndity sebagai koordinator relawan di ruang rapat Kantor Bupati, menyampaikan apresiasinya kepada para relawan kesehatan yang siap membantu masyarakat Kepulauan Tanimbar menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pengawasan Lemah, Pembatasan Penumpang Angkot tak Berjalan

Pada kesempatan pertemuan dimaksud Bupati juga memastikan kembali kesediaan para tenaga kesehatan yang sudah mendaftar untuk menjadi relawan,  agar secara sukarela dan tanpa paksaan terlibat dalam misi kemanusiaan ini baik dari pencegahan, penanganan sampai dengan pemulihan.

Pertanyaan Bupati disambut dengan acungan tangan ke-38 relawan kesehatan yang menyatakan kesiapannya membantu Pemerintah Daerah, Gugus Tugas Covid-19 dan Tim Medis. Dengan penuh keharuan Bupati menyampaikan terima kasih tak terhingga atas kerelaan para tenaga kesehatan untuk bersama-sama bahu membahu mengatasi masalah covid-19 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Setelah pertemuan dilanjutkan dengan arahan teknis dari Kepala Dinas Kesehatan dan dr. Lusy selaku koordinator relawan untuk menyiapkan para relawan kesehatan dalam melaksanakan tugasnya. (S-16)